Rabu, 17 Jun 2026 01:09 WIB

Ini Langkah Polisi Amankan Nataru dan Antisipasi Penyebaran Covid-19 di Surabaya

Surabaya - Polisi akan menerapkan pengamanan berlapis pada saat malam Natal dan pergantian Tahun 2022 di Kota Surabaya.

Langkah tersebut diterapkan untuk mengantisipasi dan menciptakan kamtimas hingga pencegahan penyebaran Virus Covid-19.

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Penegakan Hukum Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 11

"Terkait pola pengamanan kami sudah mempersiapkannya dari awal. Untuk pelaksanannya diharapkan berjalan dengan baik, tidak terjadi transmisi Covid-19," kata Kapolrestabes Surabaya, Kombes Akhmad Yusep Gunawan, Rabu (17/11/2021).

Selain mengajak seluruh elemen masyarakat dan instansi terkait untuk melakukan pencegahan penyebaran Virus Covid-19, polisi juga melakukan koordinasi dengan para tokoh dan pemuka agama Nasrani dan Katolik terkait pelaksanaan Natal.

"Kalau disepakati, Insya Allah menggunakan fasilitas digital. Yang hadir di gereja menggunakan QR Code untuk memastikan kegiatan ibadah itu dihadiri oleh yang diundang," ujarnya.

Gereja di Surabaya juga akan mendapatkan pengamanan ketat berlapis dan pembatasan.

Baca Juga: Dewan Kesenian Surabaya Persoalkan Ultimatum 7 Hari Pengambilan Gamelan

Perwakilan Persekutuan Gereja dan Lembaga Injil Indonesia Kota Surabaya, Samuel akan menyampaikan hasil rapat koordinasi (rakor) kepada para anggotanya.

Ia menyebutkan, pihaknya telah menerapkan sistem daring untuk daftar hadir jemaah yang akan datang ke gereja.

"Kami pakai sistem online, jemaah wajib mengisi daftar hadir seminggu sebelum acara. Itu diberlakukan hampir semua gereja yang melakukan ibadah secara hybrid," kata dia.

Baca Juga: Dua Bulan Operasi, 192 Bandit Jalanan Surabaya Dikerangkeng

Protokol kesehatan juga dilaksanakan secara ketat. Jemaah yang hadir dibatasi 75 persen dari kapasitas gereja.

"Kebanyakan yang hadir malah dibawah 50 persen, itu biasanya gereja-gereja menengah ke atas. Kami juga lakukan untuk manual agar tidak melakukan ibadah di gereja terlebih dahulu," tandas Samuel.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.