Minggu, 21 Jun 2026 01:50 WIB

Otak Penipuan Umroh dan Investasi Bodong di Mojokerto Diringkus

Otak penipuan berkedok perjalanan ibadah umroh dan investasi di Mojokerto.
Otak penipuan berkedok perjalanan ibadah umroh dan investasi di Mojokerto.

Mojokerto - Otak penipuan berkedok perjalanan ibadah umroh dan investasi yang menipu belasan emak-emak di Kabupaten Mojokerto diringkus polisi.

Pelaku yakni Muchamad Nasir (43) warga asal Kelurahan Nginden Jangkungan, Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya.

Baca Juga: Sindikat Mobil Bodong dan STNK Palsu Jaringan Pasuruan-Surabaya Dibongkar

Baca juga:

Kapolres Mojokerto AKBP Apip Ginanjar mengatakan, pelaku datang ke Mojokerto lalu meyakinkan para korban bahwa dirinya memiliki usaha pemberangkatan ibadah umroh dengan biaya murah.

"Tahun 2019 dan tahun 2020 ke Mojokerto dan meyakinkan atau menawarkan kepada para korban hanya dengan bayar Rp 10 juta per paket bisa berangkat ibadah umroh dengan kurun waktu dua tahun," kata Apip di Mapolres Mojokerto, Selasa (16/11/2021).

Baca Juga: Iming-iming Untung Besar Berujung Bui, Sugianto Masuk Tahanan

Mantan Kapolres Pamekasan ini menambahkan, selain menipu para korban dengan modus pemberangkatan ibadah umroh, pelaku juga menawarkan investasi bodong dan akan diberikan 14 persen dari nilai modal per bulan.

"Untuk barang bukti yang diamankan ada delapan kuitansi lembar. Kami dari jajaran satreskrim masih mendalami. Adapun total dana atau modal yang berhasil didapat dari para korban senilai Rp 1,9 miliar," paparnya.

Alumni Akpol 2001 ini menyebut, para korban tidak hanya berada di Kabupaten Mojokerto, namun juga ada di daerah luar Jatim.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

"Adapun korban tidak hanya tersebar di Jawa Timur, ada juga di Jawa Tengah dan Jawa Barat. Kami akan kembangkan sampai selesai," pungkas Apip.

Kapolres Mojokerto dan Kasatreskrim saat beberkan barang bukti.Kapolres Mojokerto dan Kasatreskrim saat beberkan barang bukti.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.