Kamis, 18 Jun 2026 11:50 WIB

Dikepung Polisi dan Warga, Pencuri 3 Kotak Amal Masjid di Surabaya Menyerah

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Senin, 15 Nov 2021 13:54 WIB
Pemuda pencuri kotak amal di Surabaya diamakan Unit Reskrim Polsek Sukolilo. (Foto: Istimewa)
Pemuda pencuri kotak amal di Surabaya diamakan Unit Reskrim Polsek Sukolilo. (Foto: Istimewa)

Surabaya - Seorang pemuda diamankan Unit Reskrim Polsek Sukolilo setelah terbukti mencuri tiga kotak amal di Masjid Baitur Rouf Jalan Gebang Wetan, Surabaya.

Atas perbuatannya tersebut, pemuda bernama Habib Alwian Bakhri (25) itu kini ditetapkan tersangka dan ditahan.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Kanitreskrim Polsek Sukolilo, Iptu Zainul Abidin menjelaskan, pencurian itu terjadi Jumat (12/11/2021) lalu. Pelaku beraksi seorang diri dengan membawa linggis.

"Kami amankan yang bersangkutan ini setelah mendapat laporan dari pihak pengurus masjid. Darinya kami sita barang bukti sepeda ontel (sarana), sebuah linggis, tiga kotak amal bersama geboknya, dan sejumlah uang," jelasnya, Senin (15/11/2021).

Abidin mengatakan, pencurian ini terungkap bermula dari Ainin Naim, pengurus masjid yang curiga dengan gelagat pelaku yang saat itu mondar-mandir di area masjid.

Pelaku yang saat itu membawa sepeda angin, lantas memarkirkan sepedanya di depan masjid. Kemudian masuk ke dalam masjid.

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Penegakan Hukum Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 11

"Saat kejadian, pelapor (Ainin Naim) sedang di warung depan masjid. Kemudian dia ke rumah warga setempat untuk menghubungi kami. Dari situlah kami langsung ke TKP," kata Abidin.

Sampainya di masjid, Abidin dan anggotanya serta warga setempat langsung masuk ke dalam masjid dan mendapati pelaku tengah menenteng linggis. Pelaku lantas dikepung.

Namun saat kepergok itu, pelaku sempat berkilah. Pelaku menolak dituduh sebagai maling. Tapi setelah ditemukan barang bukti, pelaku tidak berkutik dan mengakui perbuatannya.

Baca Juga: Dewan Kesenian Surabaya Persoalkan Ultimatum 7 Hari Pengambilan Gamelan

"Pelaku ini modusnya lebih dulu membawa kotak amal ke lantai 3 masjid. Kemudian dicongkel dengan linggis dan diambil uangnya. Saat kami datang, ia baru mencongkel satu kotak amal," sebutnya.

"Pengkuannya baru sekali ini. Namun masih akan kami lakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk pendalaman," pungkas mantan Kasubnit Jatanras Polrestabes Surabaya itu.

Sepeda angin dan kotak amal yang dicongkel pelaku menggunakan linggis.Sepeda angin dan kotak amal yang dicongkel pelaku menggunakan linggis.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.