Sabtu, 20 Jun 2026 06:49 WIB

Korban Penipuan Perjalanan Umroh-Investasi Bodong di Mojokerto Capai 232 Orang

Kasatreskrim Polres Mojokerto, AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo
Kasatreskrim Polres Mojokerto, AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo

Mojokerto - Korban perjalanan umroh dan investasi bodong di Mojokerto disebut mencapai 232 orang, dengan jumlah total kerugian sekitar Rp 2,027 miliar.

Kasatreskrim Polres Mojokerto, AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo mengatakan, pelaku atau otak penipuan memakai dua cara untuk mencari korban.

Baca Juga: Sindikat Mobil Bodong dan STNK Palsu Jaringan Pasuruan-Surabaya Dibongkar

"Cara pertama menggunakan perantara yang bertugas merayu para korban," ungkap Andaru, Sabtu (13/11/2021).

Baca juga:  Belasan Emak-emak di Mojokerto Kena Tipu Perjalanan Umroh dan Investasi Bodong

Menurut Andaru, cara pertama itu seperti yang dilakukan oleh SD (39), warga Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto mulai 2019. Kata dia, SD berhasil mendapat 17 korban dengan iming-iming ibadah umroh murah serta keuntungan investasi 14 persen setiap bulan selama 15 bulan.

"Kerugian belasan korban itu mencapai Rp 414 juta," beber dia.

Baca Juga: Iming-iming Untung Besar Berujung Bui, Sugianto Masuk Tahanan

Mantan Kasatreskrim Polres Malang ini menjelaskan, cara kedua yang dipakai otak penipuan yaitu dengan mencari investor.

"Si pengendali mencari investor dan jemaah umroh sendiri dari enam kota di Jatim dan Jabar. Mereka berasal dari Mojokerto, Sidoarjo, Gresik, Pasuruan, Bangkalan serta Indramayu Jabar," jelasnya.

Alumni Akpol 2009 ini menambahkan, dari 6 daerah yang disebut di atas, terdapat 215 korban serta 17 korban yang melapor di Polres Mojokerto. Sehingga total ada 232 orang yang tertipu dari perjalanan umroh dan investasi bodong tersebut.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

"Kalau total kerugian semua korban Rp 2,027 miliar," pungkasnya.

Saat ini Satreskrim Polres Mojokerto tengah memburu otak penipuan yang diketahui berasal dari Surabaya. Pelaku mencari korban dengan iming-iming bisa berangkat ibadah umroh hanya biaya Rp 10 juta, tapi tidak seorang pun yang diberangkatkan.

Otak penipuan itu juga menjajakan investasi fiktif dengan penawaran keuntungan 14 persen setiap bulan dari nilai investasi yang disetorkan para korban.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.