Senin, 15 Jun 2026 14:20 WIB

Polres Ponorogo Ringkus Komplotan Pembobol Pertokoan Lintas Provinsi

Pelaku curat lintas provinsi diringkus Polres Ponorogo.
Pelaku curat lintas provinsi diringkus Polres Ponorogo.

Ponorogo - Enam pelaku komplotan pembobol pertokoan diringkus anggota Sat Reskrim Polres Ponorogo. Dua di antaranya ditembak kaki karena berusaha melawan petugas.

"Kakinya kami tembak yang merupakan otak pelaku. Karena mereka melawan," ujar Kapolres Ponorogo, AKBP Catur Cahyono Wibowo, Sabtu (13/11/2021).

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku berinisial RE (53), N (41), AF (42), K (50), J (36), dan IMI (36). Seluruhnya diketahui bukan warga Jawa Timur.

"Mereka bukan warga Ponorogo maupun Jawa Timur. Tetapi mereka warga Jawa Tengah, Jawa Barat, Jakarta. Mereka pemain lintas provinsi semua," jelas Catur.

Di Ponorogo, tersangka melakukan aksi di 3 lokasi berbeda. Yakni Toko Aki di Kecamatan Sukorejo, Toko Pertanian di Kecamatan Babadan, dan Toko Peralatan Motor di Kecamatan Jetis.

"Kejadiannya berturut-turut. Di Sukorejo terjadi September lalu, Babadan terjadi Oktober, dan Jetis pada 4 November lalu," jelasnya.

Selain di Ponorogo, komplotan ini juga melakukan tindak kejahatan di Madiun, Kediri, Semarang, dan Sukoharjo.

"Jadi memang benar-benar pemain lintas provinsi," beber mantan Kapolres Batu ini.

Baca Juga: Satreskrim Polres Ponorogo Ungkap kasus Curanmor, Dua Warga Brebes Ditangkap

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Jeifson Sitorus menjelaskan, ungkap kasus bermula saat anggota mengetahui barang bukti yang dicuri oleh para pelaku dijual di Brebes.

"Dan memang benar. Kami pun menangkap 2 pelaku yang merupakan penadah di Brebes," tegas Jeifon.

Kasus kemudian berkembang ke penangkapan pelaku utama di Kabupaten Sragen dan Kediri. Sedangkan sopir dan pemantau lokasi diamankan di rumah masing-masing.

Ketika hendak melakukan aksi, pelaku utama memberikan informasi kepada penadah bahwa mereka akan melakukan aksi. Otak pelaku berangkat dari Jakarta, kemudian menghubungi anggota komplotan yang berada di Jabar dan Jateng.

Baca Juga: Polda Jatim Gulung Komplotan Maling Spesialis Rumah Kosong, Beraksi di 13 TKP

"Mereka memberitahu (Penadah) bahwa memerlukan dana. Lalu ditransfer. Setelah berhasil dijual dan bagi hasil," terangnya.

"Juga menghubungi sopir dan satu pengamat. Mereka yang paham wilayah Ponorogo," pungkasnya sembari menyebut tersangka dijerat pasal 363 tentang pencurian dengan pemberatan (Curat), ancaman hukuman paling lama 7 tahun.

Kapolres Ponorogo, AKBP Catur Cahyono Wibowo saat ungkap kasus curat.Kapolres Ponorogo, AKBP Catur Cahyono Wibowo saat ungkap kasus curat.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.