Selasa, 23 Jun 2026 05:17 WIB

Cerita Polisi di Ponorogo, Berawal dari Hobi Kini Sukses Ternak Ikan Louhan

Iptu Agus Syaiful Bahri memelihara ikan Louhan di rumahnya (Foto: Mita/jatimnow.com)
Iptu Agus Syaiful Bahri memelihara ikan Louhan di rumahnya (Foto: Mita/jatimnow.com)

Ponorogo - Berawal dari hobi, kini KBO Lantas Polres Ponorogo, Iptu Agus Syaiful Bahri sukses dengan memelihara ikan Louhan di rumahnya di Kelurahan Keniten, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo.

Ia memelihara ratusan ikan yang memiliki warna sisik yang hidup serta benjolan di kepala itu pada puluhan akuarium.

Baca Juga: Satreskrim Polres Ponorogo Ungkap kasus Curanmor, Dua Warga Brebes Ditangkap

"Saya memelihara ya karena hobi saja. Dari dulu memang suka ikan Louhan. Sekarang jaman ikan Koi, saya tetap memelihara ikan Louhan," ujarnya, Kamis (11/11/2021).

Ia menyebutkan dirinya memelihara ratusan ikan Louhan sejak Tahun 2002 yang saat itu sedang berdinas di Kota Mojokerto.

"Kalau dulu ikan Louhan yang ditonjolkan atau hits adalah bertuliskan Arab. Ya ada itu saya pelihara," jelasnya.

Seiring dengan pindah tugas ke kota lain, hobi tersebut sempat terhenti. Ia kembali memulai di Tahun 2020.

Baca Juga: Polisi Belajar Baik, Alasan IPDA Purnomo Pilih ODGJ yang Tak Bisa Berterima Kasih

"Kalau sekarang untuk menghilangkan kejenuhan. Apalagi saat Pandemi Covid 19 itu tidak bisa kemana-mana," lanjut dia.

Agar anak dan istrinya nyaman dan betah di rumah, dia kembali memelihara ikan Louhan agar ada kegiatan. Menurutnya dengan memelihara ikan dapat meningkatkan imun dan konsentrasi.

Dari ratusan ikan Louhan yang dipelihara, kini hobi itu menghasilkan. Banyak yang menawar ikan Louhan yang dipeliharanya.

Baca Juga: Jembatan Merah Putih Presisi di Ponorogo Permudah Akses Warga dan Anak Sekolah

"Saya layani dengan syarat harus benar-benar bisa merawat. Kalau berbicara omset, ya adalah. Yang jelas menghasilkan," kata dia sambil tidak mau menyebutkan nominalnya.

Untuk harga, satu ekor ikan Louhan dijual Rp 300 ribu, Rp 350 ribu, Rp 500 ribu. Bahkan dirinya pernah menjual Rp 3 juta sampai Rp 5 juta per satu ekor.

"Padahal bakalan-nya hanya Rp 100 ribu. Yang saya jual hingga jutaan itu ikan Louhan yang unik atau sekarang lagi hitsnya bercorak batik," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.