Kamis, 18 Jun 2026 14:00 WIB

Mengenal INCAR, Inovasi Ditlantas Polda Jatim untuk Tekan Kecelakaan

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Selasa, 09 Nov 2021 17:49 WIB
Perangkat INCAR inovasi Ditlantas Polda Jatim terpasang di mobil patroli (Foto-foto: jatimnow.com)
Perangkat INCAR inovasi Ditlantas Polda Jatim terpasang di mobil patroli (Foto-foto: jatimnow.com)

Jawa Timur - Dalam mengantisipasi kasus kecelakaan, Ditlantas Polda Jawa Timur membuat inovasi dan terobosan baru perangkat Integrated Node Capture Attitude Record (INCAR).

Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Latif Usman menjelaskan, perangkat INCAR merupakan piranti canggih yang diintegrasikan pada mobil patroli. Fungsinya meningkatkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran (kamseltibcar) serta menekan pelanggaran berlalu lintas (lalin).

Baca Juga: Ujian Kelulusan Unik, Siswa SMP Labschool Unesa 3 Pamerkan Karya Inovatif

"Jadi ini sebenarnya mengembangkan aplikasi ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) atau tilang elektronik. Kemudian kami punya ide untuk mengembangkan, melakukan riset selama sekitar lima bulan. Kami riset dan uji coba. Dan sampai sekarang masih melakukan pengembangan," jelasnya kepada jatimnow.com, Selasa (9/11/2021).

"Dan alhamdulillah sekarang sudah mulai menemukan titik terang. Yang awalnya belum ada dan sekarang sudah ada. Sistem itu sudah kami buat dan sekarang terbentuklah INCAR," tambah Latif.

Mobil patroli milik Ditlantas Polda Jatim yang dilengkapi perangkat INCARMobil patroli milik Ditlantas Polda Jatim yang dilengkapi perangkat INCAR

Latif menyebut, perangkat INCAR ini konsepnya hampir sama denga ETLE. Tapi sistemnya mobile. Jadi perangkatnya bisa dibawa ke mana-mana untuk melakukan patroli.

"Kalau ETLE sekarang kan statis di satu titik. Kalau INCAR ini bisa mobile ke ruas-ruas wilayah yang tidak memiliki kamera ETLE. Jadi untuk melengkapi fungsi ETLE," paparnya.

"Jadi seumpama di situ ada titik ruas jalan, misalnya black spot yang rawan laka (kecelakaan), kami bisa patroli di situ, untuk menempatkan perangkat INCAR," sambung Latif.

Menurutnya, petugas nantinya tinggal melakukan patroli. Kemudian petugas di mobil tinggal memilih pelanggaran yang sudah diterima, ditangkap termonitor di kamera INCAR.

"Nanti setelah itu akan dikirim ke RTMC untuk melakukan konfirmasi atau pencetakan surat kepada pelanggar," ujarnya didampingi Wadirlantas Polda Jatim, AKBP Didit Bambang Wibowo.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

"Jadi nanti bila melanggar, akan dikirim surat konfirmasi. Ada tiga lembar. Pemberitahuan awal, kondisi kendaran sebelum dan sesudah dan kepemilikan atau keabsaan dokumen yang dimiliki," papar Latif.

Dia melanjutkan, pengendara nantinya juga bisa mengetahui langsung tentang pelanggarannya melalui aplikasi script. Jadi pengendara bisa mengetahui, bisa membayar pelanggaran langsung di aplikasi tersebut melalui barcode.

Mobil patroli Ditlantas Polda Jatim yang dilengkapi perangkat INCARMobil patroli Ditlantas Polda Jatim yang dilengkapi perangkat INCAR

"Jadi tidak kontak langsung dengan petugas kepolisian. Kami mempelajari anatomi. Jadi kecelakaan itu diawali oleh tidak tertibnya pengendara dalam berlalulintas. Dia abai. Contoh, kecepatan berkendara 100 km/jam. Faktor keamanan dan keselamatan intinya," terangnya.

"Nanti kalau sudah melanggar hingga 12 kali, akan diblokir. Tapi setelah ikut pembinaan dan selesai, baru bisa urus surat surat-surat berkendara lagi," pungkas Latif.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

Dia melanjutkan, terobosan ini menindaklanjuti progam Kapolri, terkait penindakan berbasis elektronik atau ETLE. Kemudian dikembangkan menjadi perangkat INCAR.

"Harapannya, kami semuanya tertib dalam berlanlulintas. Kita harus merubah mindset kita, perilaku kita dalam berkendara. Dengan hadirnya ini, mudah-mudahan masyarakat di Jatim tertib berlalulintas," tutur Latif.

"Rencananya besok dilaunching oleh Bapak Kapolda. Jadi ini Jatim untuk Indonesia," tandasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.