Rabu, 17 Jun 2026 06:37 WIB

Polisi Amankan Pelaku Curas dan Penadah yang Resahkan Warga Pasuruan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Rabu, 03 Nov 2021 18:47 WIB
Pelaku dan penadah kasus curas di Pasuruan dibekuk Polres Pasuruan Kota. (Foto: Moch Rois/jatimnow.com)
Pelaku dan penadah kasus curas di Pasuruan dibekuk Polres Pasuruan Kota. (Foto: Moch Rois/jatimnow.com)

Pasuruan - Dua pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) diamankan Satreskrim Polres Pasuruan Kota. Satu di antaranya ditembak akibat melawan saat dilakukan penangkapan.

Keduanya adalah Ahmad Taufik (26) dan Nafi'udin (27), warga Dusun/Desa Sidogiri, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan.

Baca Juga: Sempat Tantang Polisi, Maling di Tulungagung Pasrah Usai Jimatnya Dibakar

"Kedua pelaku kita amankan di TKP berbeda, pada (26/10/2021) lalu. Pelaku atas nama Ahmad Taufik melawan saat ditangkap, sehingga petugas terpaksa menembak kakinya," jelas Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Arman, Rabu (3/11/2021).

Arman menerangkan, Taufik telah 7 kali melakukan aksi curas di wilayah kota dan Kabupaten Pasuruan. Sementara pelaku Nafi'udin melakukan 6 kali aksi curas.

"Kedua pelaku ini komplotan yang sering melakukan aksi kejahatan bersama-sama," ungkapnya.

Dari laporan korban yang diterima polisi pada (25/10/2021), pelaku Taufik beraksi sendirian melakukan perampasan dompet milik istri anggota polisi yang duduk di atas kendaraan motornya ketika berada di depan toko foto copy, Jalan Wahidin, Kelurahan Purutrejo, Kecamatam Purworejo, Kota Pasuruan.

Baca Juga: 7 Pelaku Curas dan Curanmor Dibekuk, Polres Probolinggo Kembalikan Motor Korban

"Dompet itu berisi handphone dan barang berharga milik anggota Bhayangkari," jelas Arman.

Kemudian, Taufik dan Nafi'udin juga pernah berkomplot merampas sebuah ponsel milik korban yang saat itu sedang berada di pinggir Jalan RW Mongisidi, Kelurahan Kebonagung, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, pada 18 September 2021 lalu.

"Setelah melakukan curas itu, kedua pelaku menjual handphone tersebut dan hasil keuntungannya dibagi rata," terangnya.

Baca Juga: Dua Kali Diteror Molotov, Warga Pasuruan Ajukan Perlindungan LPSK

Dari penangkapan kedua pelaku, polisi mengembangkan kasus tersebut dan menangkap M Ilham (23) seorang penadah barang hasil curian yang tak lain tetangga kedua pelaku.

"M Ilham ini sudah 4 kali menjual kembali barang hasil pencurian yang dilakukan oleh para pelaku kejahatan," tandasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.