Jumat, 19 Jun 2026 19:08 WIB

Bantu Balita yang Dianiaya Calon Ayah Tiri, Komunitas ini Lelang Tanaman Hias

Penyerahan bantuan ke balita yang menjadi korban kekerasan calon ayah tirinya (Foto: Galih/jatimnow.com)
Penyerahan bantuan ke balita yang menjadi korban kekerasan calon ayah tirinya (Foto: Galih/jatimnow.com)

Kota Batu - Para petani dan pedagang yang tergabung dalam Komunitas Pecinta Tanaman Hias Kota Wisata Batu (KWB) Utara Brantas (Utas) menggalang dana dengan menjual koleksi tanamannya guna membantu balita yang menjadi korban kekerasan calon ayah tirinya.

Koordinator lelang, Saiful Arifin mengatakan pihaknya melakukan penggalangan dana selama 2 hari dan mengumpulkan dana Rp 25, 25 juta.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Setiap anggota mendonasikan tanaman hiasnya dan menjualnya melalui lelang di media sosial (medsos). Bantuan diberikan kepada keluarga NS (2,5) di RS Bhayangkara Hasta Brata Batu.

"Jujur ini merupakan gerakan spontanitas dan langsung kita lakukan. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat untuk tumbuh kembangnya sehingga bisa sama seperti anak-anak yang lain. Termasuk juga pendidikannya," tutur pemilik akun Wijoyo Kusumo ini, Rabu (3/11/2021).

Baca juga: 

Dia menceritakan beberapa jenis tanaman hias yang dilelang antara lain Philodendron, Alokasia, Anthurium, dan sebagainya. Untuk harga tertinggi dalam lelang dari jenis philodendron janda bolong lokal varigata tembus Rp 1 juta.

"Dan yang lain rata-rata harganya kisaran Rp 300 sampai Rp 750 ribu. Meski harga lebih murah dari pasaran yang penting cepet laku soalnya kita main lelang cepat agar bisa segera disalurkan kepada korban," ujarnya.

Baca Juga: Audit Sampah Ungkap Sachet Kuasai Limbah Rumah Tangga Batu

Sementara itu, anggota DPRD Kota Batu Sujono Djonet yang ikut mendampingi sangat mengapresiasi gerakan kemanusiaan yang dilakukan komunitas pecinta tanaman hias tersebut.

"Meski mereka bisnis tapi tidak menyurutkan niatnya untuk bergerak saling membantu kepada sesama. Ini salah satu buktinya, kami akan terus mendorong gerakan serupa," ujar politisi Partai NasDem ini.

Di tempat yang sama, perwakilan keluarga korban, Siti Roichatul Chasanah berterima kasih kepada komunitas Pecinta Tanaman Hias KWB Utas. Terlebih keluarga korban memang bukan dari kalangan berada atau tidak mampu.

Baca Juga: Pemuda Mojokerto Lompat dari Jembatan Cangar Batu, Ini Dugaan Motifnya

"Alhamdulillah terima kasih banyak. Rencananya nanti bantuan langsung kita serahkan ke keluarganya agar bisa membantu meringankan beban korban dan masa depannya," papar penggerak PKK Punten ini.

Menurut Siti, untuk kondisi NS saat ini sudah semakin membaik. Ia telah menjalani operasi bibir atas dan bawah serta kedua kakinya.

"Alhamdulillah sekarang sudah sehat dan ceria kembali. Sekali lagi, terima kasih atas bantuan yang diberikan," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.