Senin, 22 Jun 2026 12:32 WIB

Kota Mojokerto Jadi Tuan Rumah Workshop Festival Jalur Rempah Titik Simpul Jatim

Workshop Jalur Rempah di Mojokerto
Workshop Jalur Rempah di Mojokerto

Mojokerto - Festival Jalur Rempah Titik Simpul Jawa Timur resmi dimulai dengan berlangsungnya workshop Rempah Masa Depan Kita.

Acara tersebut rencananya akan berlangsung dari tanggal 1 hingga 3 November 2021, bertempat di Hotel Ayola, Kota Mojokerto.

Baca Juga: Kisah Bu Diyem, 55 Tahun Mendorong Gerobak Jamu hingga Baitullah

Selain workshop, agenda kegiatan dalam rangkaian festival tersebut yaitu pameran komoditi rempah, diskusi praktisi rempah dan festival perahu naga Susur Sungai Berantas sebagai penutup.

Tidak hanya Kota Mojokerto, tahun ini terdapat tiga titik pelaksanaan festival jalur rempah titik simpul Jawa Timur, yaitu Surabaya dan Kediri.

Ketiga lokasi tersebut dipilih karena wilayahnya di lintasi Sungai Brantas yang tercatat dalam sejarah sebagai sungai yang memiliki peran cukup besar dalam transportasi perdagangan rempah.

Sedangkan tujuan diadakannya festival ini adalah untuk kembali mengenalkan kepada masyarakat, terutama generasi muda akan kekayaan rempah di Indonesia.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Minta Wali Kota Mojokerto Siapkan Sekolah Rakyat

Sebagaimana diketahui bahwa di masa kerajaan, kekayaan rempah menjadi sebuah daya tarik saat itu. Nusantara tumbuh sebagai wilayah yang memiliki peran signifikan dalam perdagangan rempah dunia.

Bahkan kedatangan Belanda juga bermula dari ketertarikan terhadap rempah di tanah air. Rempah bagaikan emas hijau yang begitu berharga, karena memang fungsi dan kegunaannya yang beragam dan esensial, baik dalam makanan ataupun obat-obatan.

"Kekayaan rempah di tanah air ini sebagai salah satu warisan nenek moyang, yang seharusnya dapat dilestarikan dan dikembalikan kejayaannya", kata Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Timur (BPCB Jatim) Zakaria Kasimin saat membuka workshop, Senin (1/11) malam.

Baca Juga: Warga Kota Mojokerto Ayo Buruan Daftar Beasiswa Kuliah Gratis!

Pihaknya berharap generasi muda dapat berperan untuk menggali lebih dalam potensi dari rempah. Salah satunya dimaksudkan sebagai upaya pengembangan UMKM, yang mana bagian dari program pemerintah pusat.

Sebagai informasi, pada kegiatan workshop hari pertama tersebut juga dihadiri selaku Direktur Kreatif/Kurator Festival Jalur Rempah 2021 Suwastomo, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto Amin Wachid serta Budayawan dan Filolog asal Bali Sugi Lanus. (ADV)

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.

Hilang Kendali, Dua Pemotor Asal Nganjuk Tewas Terjun ke Waduk Kalimati Sidoarjo

Dua pengendara motor tewas tenggelam usai tercebur ke Waduk Kalimati, Prambon, Sidoarjo. Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jasad keduanya pada Senin dini hari.

Temui Massa Aksi, DPRD Jember Siap Kawal Aspirasi Program Makan Bergizi Gratis

Implementasi program nasional tersebut ke depan tetap memerlukan pembenahan yang matang di tingkat daerah maupun pusat.

Aksi Basuh Kaki Orang Tua, Pramuka Sukolilo Surabaya Pecahkan Rekor MURI

1.352 Pramuka Sukolilo dilantik sebagai Pramuka Garuda dan memecahkan dua Rekor MURI melalui aksi pembasuhan kaki orang tua dan semafor massal.