Kamis, 18 Jun 2026 17:22 WIB

Kelembagaan Ekonomi Desa Jadi Sorotan dalam Rapat RAPBD Kabupaten Pasuruan 2022

  • Penulis : Moch Rois
  • | Senin, 01 Nov 2021 18:07 WIB
Rapat Pembahasan RAPBD Kabupaten Pasuruan 2022 (Foto: Moch Rois/jatimnow.com)
Rapat Pembahasan RAPBD Kabupaten Pasuruan 2022 (Foto: Moch Rois/jatimnow.com)

Pasuruan - Sektor kelembagaan ekonomi desa mendapat sorotan dari beberapa fraksi dalam rapat pembahasan Rancangan APBD (RAPBD) Kabupaten Pasuruan Tahun 2022.

Salah satunya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan dinilai kurang serius dalam pengembangan dan penguatan BUMDes.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Kami melihat pemkab hanya fasilitasi terkait regulasi saja dan masih belum serius terkait pengembangan dan penguatan BUMDes. Mohon penjelasan," jelas Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Andri Wahyudi dari Fraksi PDIP.

Selain itu, dalam urusan pemerintahan bidang koperasi, usaha kecil dan menengah, Andri menilai dalam konstruksi anggaran APBD 2022, pemkab terkesan masih belum serius dalam upaya recovery ekonomi pascapandemi Covid-19, lantarn masih tingginya angka pengangguran terbuka.

"Pemkab juga belum terlihat jelas untuk penanganan terkait kluster star up atau usaha baru dan UMKM yang terdampak Covid-19. Recovery ekonomi termasuk permodalan, teknologi tepat guna dan pemasaran," ungkapnya.

Menanggapi itu, Wakil Bupati Pasuruan, A Mudjib Imron menyebut bahwa di Tahun 2022 pemkab berharap agar BUMDes punya peranan penting dalam kelembagaan ekonomi desa.

Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan

"Pemkab Pasuruan telah mengalokasikan anggran lebih untuk program yang mengarah pada perekonomian di desa, agar fokus pembangunan tersebut dapat dicapai secara optimal," jelas Mudjib.

Mudjib menambahkan, program itu dilaksanakan mulai dari fasilitasi pembangunan kawasan pedesaan, antara lain memfasilitasi pelaksanaan bimtek, gelar pameran BUMDesa serta monev administrasi BUMDes.

Untuk recovery ekonomi pascapandemi Covid-19, lanjut Mudjib, pemkab juga telah melakukan berbagai upaya. Mulai dari fasilitasi BPUM bagi UKM terdampak Covid-19, fasilitasi kemudahan akses permodalan melalui LPDB Kemenkop dan UKM RI, serta akses permodalan ke perbankan dan BUMN.

Baca Juga: Sarasehan Hari Desa, BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Pekerja Desa

"Anggaran Tahun 2022 untuk teknologi tepat guna dan pemasaran, dialokasikan untuk pengembangan aplikasi sistem online satrya emas mart (SOSES) sebagai wadah dan mengklaster teman UMKM dan memasarkan produk," tandasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.