Jumat, 19 Jun 2026 21:54 WIB

Turunkan Pajak 0,5%, Presiden Jokowi Berharap Pelaku UMKM 'Loncat'

Presiden Joko Widodo saat berpidato dihadapan pengusaha UMKM di Surabaya
Presiden Joko Widodo saat berpidato dihadapan pengusaha UMKM di Surabaya

jatimnow.com - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo meresmikan penurunan Pajak Penghasilan (PPh) final bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Jatim Expo International Surabaya, Jumat (22/6/2018).

Jokowi menyatakan, perubahan Peraturan Pemerintah yang mulanya berlaku yaitu PP Nomor 46 Tahun 2013 menjadi PP Nomor 23 Tahun 2018 tentang PPh final bagi UMKM.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Kegiatan ini dihadiri oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution, Gubernur Jatim Soekarwo, jajaran forkorpimda Jatim, perwakilan perbankan, dan kurang lebih 1500 pengusaha UMKM.

Jokowi menjelaskan bahwa keputusannya ini ia buat setelah mendengar keluhan-keluhan para pelaku usaha di desa-desa dan pasar-pasar saat ia melakukan sidak di berbagai daerah di Indonesia. Ia sering mendapatkan keluhan seperti pajak 1 persen buat umkm yang berat untuk pelaku usaha.

Jumlah yang diinginkan oleh pelaku usaha dengan angka 0,25 persen. Tak hanya berhenti pada satu sumber.

"Saya berulang kali mendapatkan laporan yang meminta penurunan jumlah pajak menjadi kisaran 0,5 hingga 0,25 persen. Orang-orang kalau diberi kesempatan pasti milihnya yang kecil," tuturnya.

Baca Juga: Mahasiswa UNTAG Surabaya Bantu UMKM Mojo Urus Legalitas dan Go Digital

Setelah mendapatkan keluhan-keluhan tersebut, ia langsung memerintahkan menteri keuangan dan para dirjen untuk menghitung ulang total penerimaan pajak dari UMKM.

"Dihitung-hitung ketemunya 0,5 persen. Sudah saya tanda tangani kemarin," ujarnya.

Peraturan ini akan diberlakukan secara efektif per 1 Juli 2018. Jokowi menggambarkan keinginannya terhadap perkembangan UMKM dengan kata 'loncat'.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Ia berharap, dengan adanya keringanan PPh ini, para pengusaha mikro dapat 'loncat' jadi pengusaha kecil. Lalu pengusaha kecil 'loncat' jadi pengusaha menengah. Begitu pula pengusaha menengah 'loncat' menjadi pengusaha besar.

"Jadi pajaknya sudah lebih ringan supaya pengusaha dapat berkembang lebih pesat," tandasnya.

Reporter: Arry Saputra
Editor: Arif Ardianto





Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.