Senin, 22 Jun 2026 21:38 WIB

Polisi Tangani 5 Kasus Korupsi di Ponorogo dengan Kerugian Negara Rp 8 Miliar

Ilustrasi/jatimnow.com
Ilustrasi/jatimnow.com

Ponorogo - Tahun 2021, Sat Reskrim Polres Ponorogo telah mengusut 5 kasus korupsi dengan total kerugian negara Rp 8 Miliar.

"Dari 5 kasus, jika dijumlah kerugiannya mencapai Rp 8 Miliar. Kerugian tiap kasus bervariasi. Paling tinggi Rp 4.3 Miliar paling rendah Rp 800 juta," ujar Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Jeifson Sitorus, Jumat (29/8/2021).

Baca Juga: Satu Abad Gontor: Wamenag Puji Peran Pesantren Cetak Generasi Mendunia

Kelima kasus korupsi itu adalah pertama, pekerjaan peningkatan jalan Jenangan-Kesugihan dan telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo.

Kasus kedua, adalah dugaan korupsi terhadap hibah alat pertanian (alsintan) dengan 2 barang bukti yang telah disita. Ia menjelaskan, hibah alsintan tersebut tidak sampai ke Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan).

"Ini yang paling banyak kerugiannya mencapai Rp 4,3 Miliar. Kasusnya masih pendalaman mencari tersangka," jelas lulusan AKPOL 2009 ini.

Ketiga, adalah kasus dugaan korupsi yang dilaporkan ke polisi tentang penyidikan rabat beton. Untuk kasus ketiga, Jeifson menyebut untuk kerugiannya masih menunggu hasil resmi dari BPK

Keempat, adalah penyimpangan pemasangan bronjong Sungai Kalisobo di Desa Grogol, Kecamatan Sawoo dan Sungai Kalisongo Desa Maguwan, Kecamatan Sambit.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Pekerjaannya ini dilakukan oleh CV SA dengan kerugian Rp 1.2 Miliar," ujarnya.

Juga ada, dugaan kasus korupsi dikerjakan CV MJA tentang penyimpangan rehabilitas tanggul dan pemasangan bronjong di Desa Grogol, Kecamatan Sawoo, Desa Maguwan, Kecamatan Sambit dan Desa Bulu, Kecamatan Sambit.

Terakhir atau kelima, adalah penyimpangan penggunaan dana desa di Desa Ngloning, Kecamatan Slahung. Ia menyebutkan, kasus ini menimbulkan kerugian hingga Rp 1.4 M.

"Jadi dana desa ini tidak digunakan sebagaimana mestinya. Banyak kegiatan fiktif," bebernya

Baca Juga: Satreskrim Polres Ponorogo Ungkap kasus Curanmor, Dua Warga Brebes Ditangkap

Ia berpesan agar pengguna anggaran benar-benar menyalurkan dana yang bersumber dari negara sesuai petunjuk teknis.

"Mungkin saat ini tidak terendus. Tetapi bisa jadi kedepan ditemukan. Jadi pastikan pengguna anggaran tidak melakukan kegiatan yang koruptif," pungkasnya.

Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Jeifson Sitorus

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.