Senin, 22 Jun 2026 03:02 WIB

Anak di Bawah 12 Tahun Dibolehkan Masuk, Tempat Wisata Kota Batu Kembali Ramai

jatimnow.com - Tempat wisata di Kota Batu mulai kembali bergeliat setelah Pemerintah Kota (Pemkot) memperbolehkan anak usia di bawah 12 tahun masuk destinasi wisata.

Direktur Selecta, Sujud Hariadi menjelaskan di saat PPKM level 3, pihaknya diperbolehkan buka namun masih diterapkan batasan usia.

Baca Juga: Organisasi Aremania Utas Ganti Kerugian Wisatawan Asal Surabaya

"Saat weekend saja tidak tembus 1000 orang. Namun setelah adanya aturan batasan umur, hari ini Selecta sudah tembus 2000 wisatawan. Kami sangat antusias dengan keputusan ini, semoga bisa jadi berkah semua pihak," kata Sujud, Rabu (20/10/2021).

Sujud yang juga menjabat sebagai Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu berharap hal positif ini bisa terus terulang setidaknya sampai akhir tahun atau seterusnya. Selama pandemi, wisata Selecta mengalami kerugian.

"Sekarang kunjungan sudah membaik, 2000 orang. Peningkatannya mencapai 200-300 persen dari beberapa waktu lalu yang tercatat hanya 800 orang. Meski tidak seperti sebelum pandemi mencapai 10 ribu pengunjung, kami sangat bersyukur," ujar dia.

Senada, Guest Relation Officer Jatim Park II, Edo Meyranda mengatakan jika kunjungan wisatawan sudah naik secara signifikan dan pengunjung sudah mematuhi prokes.

Baca Juga: Kasus Pengeroyokan Wisatawan Asal Surabaya Oleh Oknum Aremania Berakhir Damai

"Kemarin saat ada pembatasan usia anak bawah 12 tahun tidak boleh masuk ya sepi, mayoritas pengunjung hanya remaja. Kalau sekarang keluarga yang membawa anak-anak di bawah umur 12 tahun sudah boleh masuk. Toh wisata juga identik dengan anak-anak, sehingga ramai," jelas Edo.

Meski begitu pihaknya tetap memberlakukan pembatasan 25 persen kunjungan dari kapasitas daya tampung 10-12 ribu orang.

"Akan tetapi sampai sekarang pengunjung yang datang berkisar 15 persen dari batasan, jadi belum pernah memenuhi kapasitas batasan kunjungan," urainya.

Baca Juga: Pemkab Probolinggo Tindak Tegas Wisatawan Bromo Tanpa Tiket Online

Salah satu wisatawan, Carolina Realini yang sedang mengajak putra putrinya berusia 11 dan 8 tahun mengaku sangat bahagia bisa mengajak mereka berwisata setelah hampir 1,5 tahun tak bisa kemana-mana saat pandemi serta adanya pemberlakuan PPKM.

"Bahagia, kan rekreasi itu yang paling utama membahagiakan anak-anak. Terpenting kita sudah vaksin mempunyai aplikasi peduli lindungi," ujar wanita asal Kota Tangerang ini.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.