Jumat, 19 Jun 2026 10:59 WIB

Dosen Unair Surabaya Beri Pelatihan Olahan Ikan Bernilai Jual di Lamongan

Dosen Fakultas Vokasi Universitas Airlangga Surabaya, melakukan Pengmas di Desa Banjarwati.
Dosen Fakultas Vokasi Universitas Airlangga Surabaya, melakukan Pengmas di Desa Banjarwati.

jatimnow.com - Dosen Fakultas Vokasi Universitas Airlangga Surabaya, melakukan pengabdian masyarakat (Pengmas) di desa mitranya yang berada di Desa Banjarwati, Kecamatan Paciran, Lamongan.

Pengmas yang dibiayai Dana Rencana Kegiatan Anggaran Tahunan (RKAT) Fakultas Vokasi Unair Tahun Anggaran 2021 itu, dilakukan oleh Prof Dr Anwar Maruf, Dr Nove Hidajati, Dr M Gandul Atik Yuliani, dan Ratna Damayanti di desa setempat sejak Minggu (10/10/2021).

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Tema yang diangkat pada Pengmas tersebut yakni Pengenalan Profesi Kuliner Berbahan Ikan pada Anak TK di Desa Banjarwati Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan.

Dekan Fakultas Vokasi Unair Prof Anwar Maruf mengatakan, pengusungan tema sebagaimana sesuai dengan kultur yang ada di desa tersebut yang merupakan merupakan desa dengan sebagian besar penduduknya bermatapencaharian sebagai nelayan dan petambak.

Sementara itu, banyak anak usia TK yang perlu menambah pengetahuan dan keterampilan mereka, selain bersekolah dan menimba ilmu di pondok pesantren.

"Salah satu pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi ini, kami mengajak dan mengenalkan profesi kuliner berupa inovasi produksi pengolahan ikan yang higienis, seperti membuat nugget, abon dan sosis kepada mitra atau para murid TK, guru maupun orang tuanya," ujar Prof Anwar kepada jatimnow.com, Minggu (17/10/2021).

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Metode yang dipakai untuk mencapai hal tersebut, imbuh Anwar, adalah mitra diberi pelatihan hasil olahan ikan seperti mengemas produk sehingga layak dikonsumsi dan memiliki nilai jual.

"Sehingga mitra mampu memproduksi dan menyampaikan profesi kuliner kepada anak TK, dan di sisi lain bila produksi dalam jumlah besar maka produknya dapat dipasarkan dengan area pemasaran yang luas dan mampu bersaing di pasar global," jelasnya.

Dengan pengenalan profesi kuliner pada anak TK maka diharapkan sejak awal anak sudah terbiasa dengan produk berbahan ikan.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

"Di mana bahan olahan kuliner dari ikan merupakan bahan yang melimpah disekitarnya, sehingga ke depan diharapkan dapat membuat usaha kuliner berbahan dasar ikan," urainya.

Agar lebih memahami penyuluhan yang dilakukan, murid-murid TK diajak praktik menari dan melihat video.

"Anak-anak juga kami beri permainan dengan hadiah berbagai jenis makanan, dan mainan berbentuk ikan dari plastik sehingga ke depan dapat menjadi wahana untuk proses pembelajaran di kelas," tutupnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.