Selasa, 16 Jun 2026 04:11 WIB

Gus Yahya Klaim 80 Persen Pengurus Wilayah NU Dukung Dirinya Jadi Ketum PBNU

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Sabtu, 16 Okt 2021 20:13 WIB
KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya
KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya

jatimnow.com - KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya resmi ditunjuk, diusulkan sebagai calon ketua umum (ketum) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) se-Indonesia pun disebut-sebut siap mendukung kiai yang kini menjabat sebagai Katib Aam PBNU tersebut.

Baca Juga: Dukung Transformasi Pesantren, Gus Yahya Apresiasi Inisiatif KH Imam Jazuli

Selepas menggelar pertemuan dengan ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Jatim di Gedung PWNU Jatim Jalan Masjid Al Akbar Timur, Surabaya, pada Sabtu (16/10/2021), Gus Yahya mengklaim telah mendapat dukungan hampir 80 persen pengurus wilayah NU di Indonesia.

"Sudah lebih 50 persen, mungkin sekarang ini sudah hampir 80 persen (dukungan)," ujar Gus Yahya kepada wartawan.

Gus Yahya membeberkan, sejumlah PWNU yang sudah memberi dukungan diantaranya Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera Selatan, Bengkulu, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Maluku Utara, Maluku, Sulawesi Tenggara, Kalimantan Barat hingga Kalimantan Selatan.

"Ini masih terus (dukungan). Ini menjawab dari cabang dan wilayah yang sekarang masih ada. Kalau ini di belakang kami, semua Insya Allah kita bisa masuk muktamar ini dengan riang gembira," tuturnya.

Mengingat dukungan yang mengalir sudah mulai banyak, Gus Yahya menyebutkan bahwa ini bukan soal menang atau kalah.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Namun ia berharap bisa memahami bahwa tawaran agenda yang diajukannya ini bisa disetujui oleh semua orang. Jadi semua siap untuk eksekusi mengamalkan agenda itu bersama-sama untuk Indonesia.

"Dengan dialog, semakin banyak cabang yang memahami apa yang dibutuhkan ke depan. Semakin kuat berjuang bersama kami," paparnya.

Untuk tawaran agenda kedepan, Gus Yahya mengatakan nantinya PBNU berfungsi merumuskan agenda program nasional yang pekerjaan dibagi di cabang-cabang dengan pengendalian pengelolaan oleh PBNU dan PWNU dengan koordinasi dan disiplin bersama.

Baca Juga: Katib Syuriyah PBNU Kecam Penyergapan Relawan Indonesia oleh IOF

"Tentu saja PBNU punya kewajiban untuk advokasi cabang-canbang termasuk membantu mendapat akses sumber daya dan kalau perlu distribusi sumber daya dan mobilisasi sumber daya dari berbagai sumber untuk didistribusikan ke cabang-cabang," jelasnya.

"Itu kewajiban PWNU. Jadi PBNU tidak perlu ada ikatan. Misal ke RS, Kampus atau kegiatan yang sehari-hari dikerjakan cabang dan dibagi-bagi lagi pada cabang dan ranting. Itu banyak yang bisa dibangun. Sejauh ini didorong berbagai pihak yang berminat untuk bekerjasama dengan NU, termasuk investasi ekonomi. Seperti yang saya katakan tadi, ada 521 outlet seluruh Indonesia. Mau ada agenda apa saja, ini sudah ada yang bisa menyebarkan agenda-agenda," pungkas Gus Yahya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.