Kamis, 11 Jun 2026 09:59 WIB

Solo Delta Expedition, Pelajar SMA Diajak Lestarikan Hayati di Mangrove Gresik

Burung Pelikan di mangrove Ujungpangkah, Gresik. (Foto: Untung Sarmawi for jatimnow.com)
Burung Pelikan di mangrove Ujungpangkah, Gresik. (Foto: Untung Sarmawi for jatimnow.com)

jatimnow.com - Kegiatan Solo Delta Expedition direncanakan akan digelar pada 16 hingga 20 Oktober 2021 di kawasan mangrove Ujungpangkah, Kabupaten Gresik.

Sebelumnya, pelaksanaan yang dijadwalkan akan berlangsung pada Juni hingga awal Juli 2021 itu mundur karena adanya penerapan PPKM Darurat.

Baca Juga: Puluhan Ormas Gotong Royong Hijaukan Kawasan Sontoh Laut Surabaya

Penanggung jawab kegiatan Solo Delta Expedition, Dewi Sasmita mengatakan jika saat ini timnya tengah mempersiapkan segala sesuatunya untuk kesuksesan acara yang didanai oleh National Geographic tersebut.

"Kita sudah koordinasi dengan pihak terkait. Semoga lancar dan tidak ada halangan lagi," kata Dewi Sasmita, Jumat (8/10/2021).

Lulusan Biologi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya itu menjelaskan kegiatan yang digagasnya ini bertema Capture the Nature.

Kegiatan ini merupakan sarana edukasi dan pemberdayaan bagi para pelajar SMA untuk pelestarian keanekaragaman hayati di Kabupaten Gresik.

Peserta adalah 20 pelajar SLTA yang lolos seleksi. Selama kegiatan nanti peserta diajak mengenal lebih dekat kawasan mangrove Ujungpangkah yang merupakan muara dari Sungai Bengawan Solo (Solo Delta).

Baca Juga: Cegah Bencana Pesisir, Nestle dan Warga Pasuruan Bangun Perisai Alami

Seperti diketahui kawasan mangrove Ujungpangkah telah diakui sebagai salah satu Important Bird and Biodiversity Area (IBA) di Indonesia. Dan pada tahun 2020, kawasan itu telah ditetapkan sebagai salah satu Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) di Jawa Timur.

"Melalui kegiatan ini kami akan memberikan pengetahuan dan pengalaman langsung (hands on experience) kepada para peserta untuk mengamati burung, mangrove, dan memotret alam bebas sebagai bagian dalam upaya pelestarian keanekaragaman hayati Gresik," ujarnya.

Ibu satu anak yang pernah menjadi finalis LKTI Dinas Kehutanan Jawa Timur tahun 2018 dan 2019 ini menuturkan jika edukasi dan pemberdayaan pemuda lokal sangat penting dalam upaya mewujudkan Gresik lestari.

Baca Juga: Bupati Gresik Komitmen Perkuat Fokus Pelayanan Dasar Bagi Masyarakat

"Peran aktif masyarakat lokal, terutama pemuda sebagai generasi penerus adalah kunci keberhasilan dari upaya pelestarian keanekaragaman hayati di Kabupaten Gresik,” tuturnya.

Untuk menyukseskan acara Solo Delta Expedition, dirinya juga bekerjasama dengan organisasi pemuda lokal Mahapala BIRU Universitas Muhammadiyah Gresik, Karang Taruna Desa Pangkah Wetan dan Desa Pangkahkulon serta Biolaska UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta.

Selain itu kegiatan ini juga didukung oleh BBKSDA Jawa Timur, Birdpacker, Burungnesia, Animalika Indonesia, EKSAI, ECOTON, Generasi Biologi Indonesia, Rock Hobies Center, Black Magic Coffee dan Birdwatcher.id.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.