Jumat, 19 Jun 2026 04:45 WIB

Awas! Aksi Penipuan Berkedok Bantuan Sembako Gentayangan di Banyuwangi

Nenek Supini saat bersama pria yang mengaku petugas desa memberikan sembako berisi detergen.
Nenek Supini saat bersama pria yang mengaku petugas desa memberikan sembako berisi detergen.

jatimnow.com - Aksi penipuan berkedok memberi bantuan Covid-19 terjadi di Dusun Rejoagung Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggran, Banyuwangi, Rabu (6/10/2021).

Seorang nenek bernama Supini (60) nyaris menjadi korban dan kehilangan perhiasan setelah didatangi pria yang menyebut dirinya sebagai petugas desa.

Baca Juga: Sindikat Mobil Bodong dan STNK Palsu Jaringan Pasuruan-Surabaya Dibongkar

Ketika pria yang mengaku petugas desa datang, Supini tengah duduk di depan warung miliknya. Pria itu membawa sembako yang ternyata hanya berisi 5 bungkus detergen.

“Pria itu mendatangi saya, bicara bahwa saya mendapat bantuan dari desa berbentuk sembako,” aku Supini, Kamis (7/10/2021).

Setelah menyerahkan detergen, pria tersebut meminta Supini untuk mencari orang yang hendak diberi bantuan sembako sekaligus mengumpulkan KTP.

"Pria itu menyuruh saya mencari orang lain dan memintakan KTP, dengan menuliskan nama orang-orang yang akan diberi sembako," jelasnya.

Baca Juga: Akal Bulus Komplotan Penipu di Gresik Bikin Sales Susu UHT Asal Kediri Rugi Puluhan Juta

“Lalu, saya disuruh melepas perhiasan kalung yang saya punya, terus saya disuruh membungkusnya dengan kertas dan ditaruh di samping saya duduk,” lanjut Supini.

Supini yang diminta pergi ke tetangga untuk mengumpulkan KTP, sontak menolak. Di saat yang sama, datang cucu Supini dan bertanya maksud kedatangan pria.

"Saya datang, pria itu duduk di sebelah nenek dan nenek bercerita semua ke saya perihal kedatangan pria itu,” urai Mita, cucu Supini.

Baca Juga: Pria Sidoarjo Beli Motor Ninja di Jember Diduga Pakai Uang Mainan

Merasa curiga, Mita kemudian menghubungi pamannya menggunakan ponsel miliknya. Pria yang diduga penipu itu pun panik dan pamit pergi.

"Sebelum dia pamit pergi saya ambil foto orang itu,” tegasnya.

“Kayaknya pria itu mau ambil perhiasan nenek. Beruntung perhiasan nenek nggak sampai diambil,” tandas Mita.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.