Sabtu, 20 Jun 2026 00:21 WIB

Tidur di Goa, Begini Cerita Wisatawan yang Tersesat di Kawah Ijen

  • Penulis :
  • | Rabu, 20 Jun 2018 17:02 WIB
David Kurniawan dan Selvi Ani (tengah) sudah ditemukan dan duevakuasi ke Pos Paltuding
David Kurniawan dan Selvi Ani (tengah) sudah ditemukan dan duevakuasi ke Pos Paltuding

jatimnow.com - David Kurniawan (21) dan Selvi Ani (17), wisatawan Kawah Ijen asal Desa Temuguruh, Kecamatan Sempu, yang sempat hilang sudah ditemukan.

Ternyata, keduanya dilaporkan hilang setelah terpisah dari rombongan sejak, selama 24 jam lebih. (Sebelumnya tertulis Rabu (20/6/2018) dini hari).

Baca Juga: Ruang Kelas Ambruk, BPBD Tulungagung Siapkan Tenda Darurat Untuk Belajar Siswa

Mulai dilaporkan hilang, Selasa (19/6/2018) hingga ditemukan pukul 09.10 WIB, Rabu (20/6/2018), ada kisah dimana keduanya harus berjuang untuk menemukan jalan pulang. Keduanya dipaksa oleh alam Ijen menjadi survivor selama 24 jam lebih.

"Saya masuk hutan naik turun jurang ada tiga kali dan sempat bermalam di goa," kata Selvi Ani, kepada wartawan.

Tidak hanya itu saja, David dan Selvi juga sempat mendaki bukit yang terjal. Dimana disekitarnya ada jurang yang dalam. Mereka juga menyusuri sebuah aliran sungai kering bertebing curam.  Karena kelelahan dan tanpa logistik, keduanya akhirnya beristirahat sejenak di dalam hutan.

"Seperti diputer-puter gitu, kita tidak tahu jalan pulang," tambahnya.

Setelah tenaga kembali terkumpul, keduanya melanjutkan mencari jalan pulang. Kali ini diputuskan untuk menyusuri sungai yang ada di sekitar Kawah Ijen. Lagi-lagi, mereka tak menemukan jalan yang diinginkan.

"Menjelang malam kami berhenti, dan mencari goa besar untuk bermalam. Karena tidak ada alat penerangan, hp juga sudah mati," sahut David.

Baca Juga: Organisasi Aremania Utas Ganti Kerugian Wisatawan Asal Surabaya

Keesokan paginya, keduanya bergegas kembali mencari jalan pulang. Tak  beberapa lama, mereka berhenti karena kabut mulai menyelimuti  kawasan Kawah Ijen. Terlebih tidak ada makanan yang mereka bawa kecuali air minum yang sudah hampir habis.

"Air hanya tinggal dua tegukan saja," kenang David.

Hingga akhirnya David dan Selvi ditemukan tim gabungan yang tengah melakukan pencarian sekitar pukul 09.10 WIB. Mereka ditemukan di bendungan Kawah Ijen, setelah menelusuri jejak kaki yang baru di Kawasan Ijen.

"Sudah diserahkan ke keluarganya, sempat dirawat tim dulu karena kondisinya lemah," tambah Kapolsek Licin, AKP Jupriyadi, dihubungi terpisah.

Baca Juga: Kasus Pengeroyokan Wisatawan Asal Surabaya Oleh Oknum Aremania Berakhir Damai

AKP Jurpyadi menghimbau kepada wisatawan yang berkunjung di Kawah Ijen untuk mengikuti jalur pendakian resmi yang ada dan satu-satunya. Karena di Kawah Ijen sendiri, jalur pendakian sangat jelas dan banyak rambu. Terlebih tidak pernah sepi dari wisatawan.

"Semoga kejadian ini tidak terulang lagi," tutupnya.

Reporter: Irul Hamdani
Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.