Senin, 22 Jun 2026 09:27 WIB

Milad ke-6 Majelis At-Taufiq Diikuti Jamaah dari Madura hingga Hongkong

jatimnow.com - Majelis Shalawat At-Taufiq, Sampang, Madura, menggelar acara Milad ke-6. Acara shalawat dan doa bersama kemajuan bangsa Indonesia dalam peringatan milad, diikuti jamaah dari berbagai daerah di Indonesia hingga yang berada di Hongkong.

"Jadi ini Milad ke-6 Majelis At-Taufiq, lokasinya di Ponpes Miftahul Ulum Karang Durin," ujar Pengasuh Majelis At-Taufiq KH Khoiron Zaini, Minggu (3/10/2021).

Baca Juga: Jargas PGN Pasok Energi untuk 15 Ribu Santri Pesantren Dalwa

Ia mengatakan, kegiatan Milad ke-6 Majelis At-Taufiq yakni sholawat dan doa bersama yang dilaksanakan secara hybrid (offline dan online).

"Dan dihadiri oleh perwakilan saja dari jamaah At-Taufiq dari luar kota. Ada juga yang virtual dari Hongkong, Malaysia. Jamaah yang hadir terbatas, karena masih dalam suasana Covid-19 tapi Insya Allah tidak sampai mengganggu kekhusyuan, kekhidmatan, Milad At-Taufiq ini," tutur ulama yang biasa disapa Gus Igo Zain, ini.

Acara Milad ke-6 Majelis Sholawat At-Taufiq pada Sabtu malam (2/10/2021) itu, juga dihadiri oleh tokoh-tokoh agama di Jawa Timur, seperti Wakil Ketua PWNU Jawa Timur Gus Reza Ahmad Zahid dan beberapa ulama lainnya seperti KH Fauzan Zaini dan KH Muslih Adnan dan juga Gus Hafid.

Milad kali ini mengusung tema Tuntun Generasi di Era Demografi. Gus Zaini mengatakan saat ini milenial di Indonesia sedang mendominasi peran dalam pembangunan ekonomi maupun bangsa.

Baca Juga: Gus Salam Sowan ke Kiai Imjaz Jelang Muktamar NU ke-35

"Masa-masa dimana mayoritas penduduknya 59 persen itu didominasi oleh umur-umur produktif sekitar 15 hingga 39 tahun, sehingga kami ingin di era demografi ini para pemuda tetep bisa mengontrol jati dirinya untuk tidak melakukan hal-hal yang negatif terutama hal-hal yang dilarang Allah," katanya.

Ia juga berpesan kepada para pemuda dan milenial untuk tetap menjaga perilaku dan norma, karena hal tersebut merupakan kunci baik dan buruknya generasi bangsa selanjutnya.

"Karena kunci negara itu, adalah orang-orangnya bagus akhlaknya, bagus moralnya, maka Insya Allah negara ini akan maju dan akan berkembang di negara tersebut," harapnya.

Baca Juga: Sederet Kiai Sepuh PBNU Temui Rais Aam Bahas Percepatan Muktamar ke-35

Melalui majelis shalawat, pihaknya juga siap membina kepada generasi muda agar lebih percaya diri dalam berkreasi namun tetap dalam koridor norma dan undang-undang yang berlaku di Indonesia.

"Jadi kita ingin membina pemuda dan pemudi lewat majelis ini untuk memiliki akhlak, moral, sehingga tidak melakukan perbuatan negatif," imbuhnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.