Minggu, 21 Jun 2026 12:27 WIB

Tokoh Masyarakat Ingin Mobil Vaksin Polrestabes Surabaya Jangkau Madura

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Kamis, 30 Sep 2021 19:06 WIB

jatimnow.com - Tokoh masyarakat Madura di Surabaya mengapresiasi inovasi mobil vaksin keliling gagasan Kapolrestabes Surabaya.

Abdul Malik, yang juga ketua DPD Kongres Advokat Indonesisa (KAI) Jawa Timur, menyebut capaian vaksinasi Kota Surabaya tak lepas dari adanya fasilitas mobil vaksin keliling Polrestabes Surabaya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Penegakan Hukum Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 11

"Inovasi pak Kapolres benar-benar menunjukkan hasil efektif. Terkait vaksinasi ini, tiga pilar kota Surabaya dengan suporting Polda Jawa Timur berhasil menorehkan capaian 100 persen lebih vaksinasi di Surabaya," kata Malik, Kamis (30/9/2021).

Beberapa wilayah di Madura, lanjut Malik, menunjukkan serapan vaksinasi yang rendah. Seperti di wilayah Bangkalan yang hanya mencapai 21 persen dari jumlah warga.

"Bangkalan menjadi salah satu wilayah dengan serapan paling rendah untuk vaksinasi. Karena sosialisasi yang kurang optimal, edukasi ke masyarakatnya," imbuh Malik.

Malik berharap mobil vaksin keliling milik Polrestabes Surabaya dapat menjangkau masyarakat di Madura.

Baca Juga: Dewan Kesenian Surabaya Persoalkan Ultimatum 7 Hari Pengambilan Gamelan

"Setelah aglomerasi (Gresik-Sidoarjo) kami berharap, Kapolda Jawa Timur, Kapolrestabes Surabaya bisa menerjunkan mobil vaksinnya di Madura. Biar semua masyarakat bisa terakses vaksin dan sehat semua," harapnya.

Malik menyayangkan, optimalisasi vaksinasi di Bangkalan misalnya, sangat rendah karena minimnya edukasi ke masyarakat.

"Ini adalah problem bersama, Pemerintah, DPRD Kota, tokoh masyarakat tidak bisa jalan sendiri-sendiri. Harus ada kerjasama apik menyukseskan vaksinasi. Kami meminta, Bupati dan Anggota Dewan di Kabupaten, lebih aktif terjun ke kepala desa agar sosialisasi aktif di Bangkalan, Madura umumnya," terangnya.

Baca Juga: Dua Bulan Operasi, 192 Bandit Jalanan Surabaya Dikerangkeng

"Jika ini bisa dilakukan dengan baik, maka ini adalah keberhasilan bersama stakeholder terkait. Terutama anggota dewan yang bisa bersentuhan langsung dengan konstituennya," imbuhnya.

Sejauh ini, Malik sudah menggandeng tokoh masyarakat Madura lainnya, seperti Jimhur Saros yang juga merupakan ketua DPC KAI Bangkalan, sekaligus Presdir kelompok Suporter Kacong Mania. Koordinasi ini untuk memetakan kondisi sosial dan masyarakat Bangkalan Madura.

"Jadi masyarakat memang jarang terdentuh sosialisasi yang masif. Kebanyakan dari yang ikut vaksinasi adalah pelajar, atau para pekerja di sektor formal. Sementara di sektor informal seperti nelayan, petani dan sebagainya masih belum memahami pentingnya vaksinasi," tandasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.