Jumat, 19 Jun 2026 22:04 WIB

Gadis di Madiun Lahirkan Bayi, Keluarga Bilang Dihamili Makhluk Halus

Ilustrasi/jatimnow.com
Ilustrasi/jatimnow.com

jatimnow.com - Polisi melakukan pendalaman terhadap kasus gadis berusia 14 tahun di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun yang melahirkan bayi laki-laki tanpa memiliki suami.

"Sudah kami panggil beberapa saksi. Termasuk keluarga dekat," ujar Kasat Reskrim Polres Madiun, AKP Ryan Wira Raja Pratama, Kamis (30/9/2021).

Baca Juga: Sempat Padam Tadi Malam, Pasokan Listrik Subsistem Ngimbang Kembali Aman

Baca juga: Gadis di Madiun Diduga Disetubuhi Ayah Tiri hingga Lahirkan Bayi

Ia menyebutkan, nenek korban saat diperiksa mengaku jika yang menghamili cucunya adalah mahkluk halus.

"Dari pihak keluarga korban menyatakan yang menghamilinya mahkluk halus samping rumah," kata Ryan.

Selain nenek korban, beberapa keterangan saksi juga menyebut hampir serupa. Ryan menyebutkan jika pernyataan itu dirasa janggal.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

"Untuk itu kita melakukan upaya untuk melakukan tes DNA kepada yang diduga ayah biologis dari bayi tersebut," jelasnya

Ryan mengaku petugas telah mengambil tiga sampel DNA yang telah dibawa ke Labfor RS Bhayangkara Polda Jatim. Tiga sampel tersebut diantaranya sampel DNA bayi, ayah tiri korban dan ayah kandung dari korban.

"Kita mengambil juga sampel ayah kandung korban karena memang ada selentingan keterangan juga," lanjutnya.

Baca Juga: Kolaborasi Pertamina dan Warga Ubah Sampah Jadi Nilai Ekonomi

Sebelumnya, ayah kandung berinisial SN melaporkan ayah tiri dari anak kandungnya. Laporan dibuat setelah anaknya melahirkan bayi.

Dari keterangan pelapor, dia mengetahui informasi tersebut dua hari sebelum putrinya melahirkan seorang bayi laki-laki pada 23 Agustus 2021.

Sedangkan pelapor mengaku terakhir kali bertemu dengan putri semata wayangnya tersebut pada lebaran Tahun 2021.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.