Minggu, 14 Jun 2026 18:23 WIB

Bea dan Cukai Banyuwangi Sidak Toko, Buru Penjual Rokok Ilegal

jatimnow.com - Bea dan Cukai menindak peredaran rokok ilegal di Banyuwangi. Penindakan dilakukan bersama tim gabungan Disperindagtam dan Satpol PP Banyuwangi selama 60 hari.

Sidak dilakukan di setiap toko di wilayah Banyuwangi. Pelaksana Pemeriksa Bea dan Cukai Banyuwangi I Gusti Ngurah Fajar menjelaskan, toko yang kedapatan menjual rokok tanpa cukai akan mendapat teguran.

Baca Juga: Ahli Waris Pekerja Rentan di Sidoarjo Terima Santunan JKM Rp42 Juta

"Toko yang kita dapati menjual rokok tanpa cukai untuk sementara kita tegur dan barangnya kita sita lalu diberikan edukasi, lalu tempatnya kita tempeli stiker bertanda toko itu sudah kami datangi," terangnya, Rabu (29/9/2021).

Toko yang sudah disidak, lanjut Fajar, akan kembali didatangi untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Kami datangi lain hari toko yang sudah ditempeli stiker. Bila masih saja menjual rokok tanpa cukai maka kita ambil tindakan dengan sanksi yang berlaku," tegasnya.

Baca Juga: Belasan Reklame Rokok Ilegal Dicopot Satpol PP Tulungagung

Rokok yang dianggap ilegal adalah rokok tanpa bandrol pita cukai, berpita palsu, rokok dengan pita cukai bekas dan rokok yang dibuat dengan mesin tapi dibandrol sebagai buatan tangan. Rokok personalisasi, seperti produksi pabrik a namun dilabeli pabrik b, juga akan ditindak.

"Jika rokok ilegal itu dibiarkan maka penerimaan negara hilang 60%, karena dari harga yg dijual itu 60% kembali ke negara, melalui cukainya, pajak rokoknya, ppn dan pph. Dan pabrik yang legal juga dirugikan karena harga rokok tanpa cukai harganya lebih murah," urai Fajar.

"Razia rokok tanpa cukai bertujuan untuk mengumpulkan penerimaan bidang cukai, yang nantinya akan dibagikan kembali ke daerah yang menyumbang cukai melalui program Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT)," ucapnya.

Baca Juga: Gus Lilur Tagih Janji KEK Tembakau Madura demi Berantas Rokok Ilegal

Sementara itu, Staf Perekonomian Disperindagtam Meri Mediandari menjelaskan, sidak hari ini dilakukan dengan mengambil sampel dari 13 toko rokok.

"Setelah kita temukan banyak rokok tanpa cukai maka ke depan akan kita adakan sosialisasi," terang Meri.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.