Senin, 22 Jun 2026 22:44 WIB

Pesawat Rimbun Air Jatuh di Papua, Tiga Kru Ditemukan Meninggal

Tiga kru pesawat Rimbun Air ditemukan Meninggal (Foto: EPA-EFE/BASARNAS via Republika)
Tiga kru pesawat Rimbun Air ditemukan Meninggal (Foto: EPA-EFE/BASARNAS via Republika)

jatimnow.com - Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Mustofa Kamal mengatakan tim gabungan TNI-Polri dan pemuda setempat telah menemukan lokasi jatuhnya pesawat Rimbun Air di perbukitan Kampung Bilogai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua.

Kamal menyebut tiga kru pesawat itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Baca Juga: ITS Gelar Bedah Film Pesta Babi di Tengah Polemik Nasional

"Sesampainya di TKP (tempat kejadian perkara), tim mendapati ketiga kru pesawat telah meninggal dunia," ujar Kamal saat dihubungi, Rabu (15/9/2021).

Tiga awak pesawat yang meninggal dalam insiden itu, yakni Mirza selaku pilot, ko-pilot Fajar dan teknisi bernama Iswahyudi. Kamal mengungkapkan jenazah Iswahyudi dapat langsung diangkat lantaran posisinya berada di ekor pesawat.

Baca juga:  Pesawat Rimbun Air Hilang Kontak di Papua

Para petugas masih terus berupaya mengangkat jasad dua kru lainnya, yaitu pilot Mirza dan ko-pilot Fajar. Letak kedua jenazah tertimbun dengan bangkai depan pesawat di dalam tanah.

"Selain itu, proses evakuasi terkendala cuaca karena dari sore tadi hingga saat ini di TKP masih hujan dan kabut," ujarnya.

Kamal mengatakan rencananya jenazah ketiga kru pesawat dengan nomor penerbangan PK OTW tersebut akan dievakuasi ke Distrik Sugapa pada esok hari, Kamis (16/9/2021).

Sebelumnya, pesawat Rimbun Air yang sempat hilang kontak di sekitar Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua telah ditemukan. Pesawat jatuh di tengah hutan dan gunung sekitar 3,5 kilometer dari Bandara Bilorai, Sugapa.

Wakil Komandan Yonif Mekanis 521/DY, Mayor Edi Pramono mengatakan penyebab pesawat tersebut jatuh karena kondisi cuaca buruk.

Baca Juga: Ada Apa dengan Film Pesta Babi?

"Dugaan kami cuaca buruk, karena saat kejadian kabut tebal sekali," kata Edi saat dikonfirmasi, Rabu (15/9/2021).

Edi menjelaskan, pesawat itu sempat mencoba mendarat di Bandara Bilorai. Namun, tidak berhasil karena landasan tertutup kabut tebal.

Kemudian, pesawat kembali naik dan berputar untuk mencoba mendarat lagi kedua kalinya. Tetapi, kata dia, percobaan itu pun gagal.

"Pada percobaan yang kedua, pesawat bablas (melewati bandara), kemudian terdengar suara pesawat gemuruh di gunung, pesawat jatuh," kata dia.

Ia menuturkan, berdasarkan hasil pencarian melalui helikopter, sebagian badan pesawat terlihat masih utuh. Namun, pada bagian kokpit pesawat mengalami kerusakan parah.

Baca Juga: Vidi Aldiano Meninggal, Erick Thohir: Terima Kasih Atas Karya, Suara, dan Kenangan

"Yang utuh tinggal bagian tengah sampai ekor, bagian kokpit hancur tidak terlihat," katanya.

Pesawat Rimbun Air dilaporkan terbang dari Nabire pukul 06.40 Wita, Rabu (15/9). Airnav Sugapa sempat melakukan komunikasi terakhir dengan pilot pada pukul 07.30 Wita sebelum dinyatakan hilang kontak. Pesawat ini tidak mengangkut penumpang dan hanya membawa bahan bangunan serta sembako.

 

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.