Rabu, 17 Jun 2026 11:42 WIB

Khofifah Dukung Untag Surabaya Laksanakan Kuliah Tatap Muka

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat melihat langsung pelaksanaan vaksinasi di Untag Surabaya.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat melihat langsung pelaksanaan vaksinasi di Untag Surabaya.

jatimnow.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendukung Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya segera melaksanakan perkuliahan secara tatap muka.

Dukungan tersebut diungkapkan Khofifah setelah melihat langsung gelaran vaksinasi COVID-19 terhadap ratusan mahasiswa yang dilakukan kampus merah putih itu, Selasa (14/9/2021).

Baca Juga: Mahasiswa UNTAG Surabaya Bantu UMKM Mojo Urus Legalitas dan Go Digital

"Silakan Untag lakukan percepatan (perkuliahan tatap muka). Sebab salah satu pilar strategis penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) kita adalah perguruan tinggi," ujar Khofifah.

Mantan Menteri Sosial itu mengatakan, Jatim telah bebas dari PPKM level 4. Dengan rincian sudah ada enam daerah level 1, 19 daerah level 2 dan 19 daerah level 3.

"Artinya, proses untuk mengendalikan konfirmasi COVID-19 insyaallah bisa kita lakukan dengan berbagai kolaborasi lebih baik lagi. Karena untuk menjaga capaian vaksinasi butuh kita semuanya," jelasnya.

Khofifah juga mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur pada dasarnya mendapat alokasi buffer sebanyak 5 persen dari setiap vaksin yang datang.

Dari 5 persen buffer tersebut pihaknya bisa melakukan vaksinasi secara kapan pun dan di mana pun.

Baca Juga: Untag Surabaya Paparkan Strategi Internasionalisasi Kampus Swasta di Forum Pendidikan Global Tiongkok

Dia mencontohkan, di Banyuwangi telah mendapat dukungan dari buffer pemprov. Itu sebabnya, mahasiswa Untag dari mana saja sangat memungkinkan di-support.

"Ini dilakukan agar mahasiswa bisa bertemu dengan dosennya, tentu dalam jumlah lebih besar," katanya.

Sementara itu Rektor Untag Surabaya Prof Mulyanto Nugroho, berencana melakukan kuliah luring pada minggu ke-4 di bulan September untuk program Kelas Internasional.

Baca Juga: Ketika Riset Menjadi Administrasi, Negara Kehilangan Senjata

"Kelas Internasional meliputi prodi manajemen, sipil, arsitek dan informatika. Ini yg kita dahulukan karena rata-rata di kelas 30 anak," ujarnya.

Untag Surabaya juga segera menggelar perkuliahan tatap muka untuk mahasiswa yang melakukan praktik di laboratorium. Sebab sudah dua tahun mahasiswa tidak masuk ke laboratorium.

"Ketiga, sekarang ini kami sudah menyurati ortu untuk menggelar perkuliahan tatap muka ini. Untuk mahasiswa semester 1-3 yg jumlahnya ada sebanyak 7 ribu. Jika orang tua mengizinkan segera kita lakukan kuliah luring. Mahasiswa cukup melakukan satu dosis vaksinasi," katanya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.