Rabu, 17 Jun 2026 09:45 WIB

Ledakan di Pasuruan Dikira Tsunami, Warga Berhamburan dan Kumandangkan Azan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Sabtu, 11 Sep 2021 14:40 WIB
Rumah hancur akibat ledakan keras di Pasuruan
Rumah hancur akibat ledakan keras di Pasuruan

jatimnow.com - Ledakan keras yang menghancurkan dua rumah dan menewaskan dua orang di Dusun Macan Putih, Desa Pekangkungan, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan masih cerita mengerikan warga setempat.

Ketika ledakan keras itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB, Sabtu (11/9/2021), kampung setempat diselimuti debu pekat. Warga bahkan mengira peristiwa tersebut adalah musibah besar.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Semua warga bingung saat itu, teriakan warga juga bersautan. Kayak terjadi tsunami," ujar Ketua RT setempat, Murtadho.

Baca juga:  

Selain itu, beberapa pria langsung mengumandangkan azan dari rumah mereka pascamendengar ledakan keras tersebut. Mereka takut musibah besar terjadi.

"Warga saat itu keluar rumah semua. Banyak yang mengumandangkan azan," tuturnya.

Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan

Setelah debu berangsur menghilang, pandangan warga tertuju pada dua rumah yang hancur. Mereka beramai-ramai melakukan pertolongan terhadap orang-orang yang berada di dua rumah tersebut.

"Saat itu yang bisa ditolong Pak Gofar, anaknya Fery dan Imron adiknya Gofar. Pak Haji Mat tertimpa bangunan," ucap Gunawan warga setempat.

Saat ini Tim Inafis Polres Pasuruan Kota bersama Tim Labfor serta Tim Gegana Polda Jatim masih melakukan identifikasi di lokasi kejadian.

Baca Juga: Kecelakaan di Tulungagung, Satu Penumpang Motor Tewas

Sementara itu polisi menyebut dua orang tewas dalam peristiwa tersebut dan lima orang lainnya terluka. Selain menghancurkan dua rumah, ledakan juga membuat belasan rumah lainnya rusak.

"Ada dua orang meninggal dalam peristiwa ini," jelas Wakapolres Pasuruan Kota, Kompol Hery Dian Wahono.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.