Minggu, 07 Jun 2026 21:07 WIB

Satpol PP Diminta Tindak Tegas Perusahaan Bodong di Pasuruan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Jumat, 10 Sep 2021 18:25 WIB
Penyerahan hadiah ayam jago ke Kasatpol PP Pasuruan
Penyerahan hadiah ayam jago ke Kasatpol PP Pasuruan

jatimnow.com - Sejumlah aktivis yang mengatasnamakan Kesatuan Rakyat untuk Transparansi Penegakan Peraturan Daerah (Keranda) melakukan audiensi dengan Kepala Satpol PP dan Kepala Dinas DPMPT Kabupaten Pasuruan.

Audiensi itu terkait lemahnya penegakan perda dalam menindak keberadaan tambang, perusahaan, toko swalayan tidak berizin dan masih eksisnya prostitusi di beberapa kawasan di Kabupaten Pasuruan.

Baca Juga: BKPSDM Tulungagung Periksa Anggota Satpol PP yang Berjaga di Kantor Disbudpar

"Banyak tambang ilegal berada di Pasuruan. Mulai di Kecamatan Nguling, Grati, Winongan, Pasrepan, Kejayan dan Purwosari. Praduga kami banyak bekingan dari oknum-oknum mulai dari tokoh bajingan (tojeng) sampai oknum tingkat atas," kata juru bicara Keranda, Hanan, Jumat (10/9/2021).

Beberapa nama-nama perusahaan non tambang yang diduga bodong namun telah melakukan aktifitas produksi juga disebutkan. 

"Ini informasi saja. Ada pabrik rokok bodong di kawasan Swayuwo. Konon saya dengar ini milik aparat penegak hukum. Saya minta Satpol PP tidak segan, tidak takut dan sebagainya. Karena di belakang Satpol PP ada people power," ungkap Lujeng Sudarto, salah satu anggota Keranda.

Setelah membacakan beberapa macam tuntutannya, Keranda pun meminta Satpol PP bertindak tegas memberikan surat teguran ke semua perusahaan bodong di Kabupaten Pasuruam dalam kurun waktu 7X24 jam.

Baca Juga: Belasan Reklame Rokok Ilegal Dicopot Satpol PP Tulungagung

Kepala Satpol PP Kabupaten Pasuruan, Bakti Jati Permana menyanggupi tantangan tersebut dan mengaku tidak takut.

"Saya tidak takut, kami menyesuaikan prosedural tupoksi yang menjadi tugas Pamong Praja. Kami tidak takut karena sesuai dengan prosedural," kata dia.

Bakti menerangkan jika menindak pelanggar perda sudah menjadi kewajiban Satpol PP. Setelah ini, informasi data-data perusahaan yang diduga bodong tersebut akan di asesmen, untuk menetapkan skala prioritas mana saja perusahaan yang harus ditegur secepatnya.

Baca Juga: Balai Pemuda, Surat Pengosongan, dan Teori Pintu Terbuka

"Akan kita tegur kalau memang dia belum memenuhi persyaratan. Tapi kita tanya dulu ke dinas perizinan (DPMPT). Kalau memang tidak berizin akan kita klarifikasi dulu," tandasnya.

Mendengar kesanggupan itu, mereka kemudian memberikan hadiah ayam jago ke Satpol PP Kabupaten Pasuruan.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.