Jumat, 19 Jun 2026 17:35 WIB

Harga Cabai Rawit Merosot, Pedagang di PIOS Tetap Jaga Kualitas

Pedagang cabai rawit di PIOS melayani pembeli
Pedagang cabai rawit di PIOS melayani pembeli

jatimnow.com - Merosotnya harga cabai rawit akhir-akhir ini tidak menyurutkan semangat para pedagang Pasar Induk Osowilangun Surabaya (PIOS).

Mereka tetap optimis menerima pasokan cabai rawit dari berbagai daerah di Jawa Timur dan menjaga kualitas barang.

Baca Juga: DPRD Surabaya: Wilayah Perbatasan Kita Pastikan Tidak Tertinggal

Salah satu pedagang di PIOS, Haji Haris mengatakan merosotnya harga karena pasokan cabai rawit dari petani kini melimpah di pasar induk yang berada di Benowo, Surabaya.

Meski petani banyak yang panen, ia menyebutkan jika cabai rawit dari tempatnya tetap diambil para pedagang pasar-pasar tradisional yang tersebar di Surabaya, Gresik dan Sidoarjo.

Pedagang yang lapaknya terletak di Blok G PIOS itu mengaku jika setiap harinya masih mampu menjual cabai rawit 1,5 hingga 2 ton dengan harga per kilogramnya Rp 12 ribu hingga Rp 14 ribu.

"Kalau untuk harga partai Rp 12 ribu, sedang harga eceran Rp 14 ribu per kilogram," kata Haji Haris, Selasa (7/9/2021).

Baca Juga: Pasar Induk Surabaya Sidotopo: Bersih, Aman, Nyaman dan Fasilitasnya Keren

Ia melanjutkan, cabai rawit yang berada di lapaknya dipasok para petani cabai rawit asal Bondowoso. Kebetulan saat ini para petani cabai rawit di kawasan tersebut sedang banyak yang panen sehingga stoknya cukup melimpah.

Haji Haris juga membeberkan jika cabai rawit di lapaknya tetap diburu pelanggan karena selama ini ia sangat menjaga kualitas barang yang ia tawarkan ke pelanggan.

Dengan begitu kebanyakan para pelanggannya tetap setia untuk membeli cabai rawit di lapaknya.

Baca Juga: Harga Cabai di Pasar Induk Porong Sidoarjo Berangsur Turun, Hanya Rp50 Ribu/Kg

"Saya sangat mengutamakan kualitas barang, itu modal utama saya dalam berdagang," tegasnya.

 

Berita ini kerjasama antara Pasar Induk Osowilangun Surabaya (PIOS) dengan jatimnow.com

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.