Sabtu, 20 Jun 2026 15:37 WIB

Rampok yang Bunuh Kakak Adik di Sidoarjo Ditembak, Cinta Ditolak Jadi Alibi

Tampang perampok yang bunuh kakak beradik di Sidoarjo
Tampang perampok yang bunuh kakak beradik di Sidoarjo

jatimnow.com - Perampok yang tega membunuh dua gadis kakak beradik, DR dan DA di Dusun Wedoro Sukun, Desa Wedoro, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo ditembak kakinya oleh polisi.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, pelaku bernama Heru Erwanto (26), warga Kediri. Dia ditangkap Unit Resmob Satreskrim Polresta Sidoarjo di sebuah penginapan wilayah Sedati, Sidoarjo.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Kata Kusumo, pelaku merupakan mantan pekerja di warung kopi milik kedua orangtua korban.

"Tersangka ini mantan pekerja yang menjaga warung kopi milik ibu kedua korban. Tersangka bertamu ke rumah korban dan hendak berbicara kepada korban. Saat tersangka memegang tangan korban, korban berteriak sehingga tersangka panik dan membekap mulut korban dengan tangan dan menarik korban masuk ke dalam rumah," ujar Kusumo, Selasa (7/9/2021).

Baca juga:  Kakak Adik di Sidoarjo Dibunuh Perampok, Jasad Keduanya Ditemukan dalam Sumur

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Kusumo menambahkan, korban DA yang melihat aksi itu lalu mengambil pisau di dapur untuk membantu kakaknya.

"Tersangka melepaskan korban yang bernama DR dan menarik tangan korban DA yang sedang memegang pisau dapur. Kemudian tersangka menyayat leher korban DA hingga luka dan mengeluarkan darah yang mengakibatkan meninggal dunia," terang dia.

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

Mantan Wakapolresta Banyuwangi ini menjelaskan, korban DR lalu berteriak karena melihat aksi keji pelaku kepada adiknya. Lalu tersangka mencekik DR dan menarik kedua jasad korban untuk diceburkan ke sumur dengan diberi pemberat batu di kaki kedua korban.

"Motifnya karena cinta bertepuk sebelah tangan atau ditolak oleh korban DR. Kemudian juga ada keinginan memiliki barang korban karena mobil, laptop dan handphone sempat dibawa tersangka. Petugas terpaksa melakukan tindakan tegas terukur dibagian kaki karena satt ditangkap mencoba melarikan diri," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.