Selasa, 16 Jun 2026 13:09 WIB

Bolos Setelah Libur Lebaran, Bupati Malang Siapkan Sanksi Untuk ASN

  • Penulis :
  • | Senin, 18 Jun 2018 11:18 WIB
Ilustrasi ASN./Foto: Ilustrasi
Ilustrasi ASN./Foto: Ilustrasi

jatimnow.com - Bupati Malang, Rendra Kresna menginstruksikan agar inspektorat daerah itu memberikan sanksi administratif bagi aparatur sipil negara (ASN) yang menambah libur atau membolos ketika masuk kerja hari pertama setelah Lebaran 2018.

"Saya sudah perintahkan inspektorat untuk melakukan pengawasan ketat terhadap ASN, bahkan yang nekat menambah libur (cuti) dan membolos pada hari pertama kerja harus diberikan sanksi administratif. Sebab, libur dan cuti bersama Lebaran tahun ini cukup panjang," kata Rendra di Malang, Jawa Timur, Senin (18/6/2018).

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

Rendra mengemukakan, dirinya juga sudah menginstruksikan agar inspektorat menyiapkan tahapan sanksi bagi ASN yang menambah libur dan melanggar peraturan yang ada.

"Silahkan inspektorat langsung memroses ASN yang menambah hari libur untuk disanksi administratif sesuai dengan tingkat kesalahannya," kata Rendra Kresna.

Selain menyiapkan sanksi bagi ASN yang membolos, pihaknya juga memastikan pelayanan terhadap masyarakat selama cuti bersama tidak akan terganggu, khususnya pelayanan kesehatan, seperti rumah sakit, puskesmas, dan apartur Dinas Perhubungan (Dishub) Malang karena instansi tersebut memberlakukan sistem piket.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Malang, Didik Budi Muljono mengatakan tujuh hari kerja untuk cuti bersama dirasa sudah lebih dari cukup bagi ASN dalam Lebaran.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

"Memang ada sejumlah ASN yang bisa mendapat libur usai cuti bersama, tapi itu khusus bagi ASN yang bekerja saat cuti bersama, seperti pegawai rumah sakit, puskesmas, Dishub, Satpol PP dan petugas pemadam kebakaran," katanya.

Kepala Dishub Kabupaten Malang, Hafi Lutfi mengatakan pihaknya melarang ASN Dishub mengambil cuti lebaran, terutama bagi ASN yang terlibat dalam pengamanan Lebaran, sebab ASN Dishub yang menempati sejumlah pos pengamanan, pantauan, dan pos UPT memiliki tugas ikut mengamankan jalur mudik Lebaran.

"Kami sendiri juga tidak ambil libur dan terus berada di lapangan dalam rangka pengamanan jalur mudik di Kabupaten Malang. Memang ada pengecualian, namun itu juga tergantung dari masing-masing pegawai yang berhak mendapatkan libur setelah Lebaran nanti," ucapnya.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

Sumber: Antara

Editor: Erwin Yohanes

 

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.