Kamis, 18 Jun 2026 02:38 WIB

Sampah Masker Menggunung, Pemkot Surabaya Diminta Siapkan Tempat Khusus Limbah

Anggota DPRD Kota Surabaya, Imam Syafi'i, saat agenda bersih pantai.
Anggota DPRD Kota Surabaya, Imam Syafi'i, saat agenda bersih pantai.

jatimnow.com - Limbah masker dan popok sekali pakai menggunung di pantai kawasan Kedung Cowek, Surabaya. Masalah limbah ini diketahui dalam aksi bersih sampah bersama aktivis peduli lingkungan, Minggu (29/8/2021).

Anggota DPRD Kota Surabaya Imam Syafi'i bersama para aktivis, mendesak Pemkot Surabaya agar secepatnya mencari solusi dalam penanganan limbah yang tergolong infeksius itu. Ia mengusulkan agar pemkot membuat depo khusus limbah infeksius Covid-19 di setiap RW atau kelurahan.

Baca Juga: Mencari Solusi Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hadir

"Coba lihat kami menemukan banyak bekas masker di sepanjang pantai," kata Imam saat menggelar agenda bersih pantai.

Selain limbah masker, di pantai yang terletak di dekat Jembatan Suramadu tersebut, juga ditemukan aneka limbah lainnya seperti popok bayi, botol air mineral, plastik, dan beberapa bekas minuman kemasan.

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Penegakan Hukum Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 11

Sosialisasi tertib masker, lanjut Imam, terbilang sukses seiring banyaknya warga membuang masker secara sembarangan. Sayangnya tidak diantisipasi dengan penyediaan pembuangan khusus.

"Sayangnya perubahan perilaku warga itu tidak dibarengi dengan antisipasi pemerintah menyediakan tempat sampah khusus masker," imbuh Imam yang juga mantan jurnalis.

Baca Juga: Catatan Kritis DPRD Surabaya di Moment HJKS ke 733

Ia mengusulkan agar petugas bisa mengambil sampah bekas masker yang sudah dipisahkan di kampung-kampung. Selanjutnya dikumpulkan ke depo khusus lalu diangkut ke tempat pengolahan limbah berbahaya.

"Jika ini dibiarkan tentu sangat berbahaya," tandasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.