Rabu, 17 Jun 2026 01:35 WIB

Sumirah Lansia Sebatang Kara di Surabaya, Akhirnya Terima Bantuan

Nenek Sumirah mendapatkan bantuan sembako di rumahnya di kawasan Simojawar, Surabaya.
Nenek Sumirah mendapatkan bantuan sembako di rumahnya di kawasan Simojawar, Surabaya.

jatimnow.com - Cerita nenek Sumirah yang tak pernah tersentuh bantuan sosial (Bansos) sejak pandemi Covid-19, akhirnya ditanggapi Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya. Wanita lansia yang hidup sebatang kara itu, kini mendapat bantuan sembako.

Sumirah juga diusulkan masuk sebagai Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Wakil Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Ajeng Wira Wati mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan Dinsos.

Baca Juga: Mencari Solusi Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hadir

Baca juga: Nasib Sumirah, Nenek di Surabaya yang Tak Pernah Tersentuh Bantuan Pemerintah

"Berdasarkan info warga, saya lanjut berkoordinasi dengan Dinsos, dan saya mengapresiasi langkah cepat Dinsos dalam menindaklanjuti laporan ini. Dinsos sigap memberikan bantuan sembako, mengusulkan untuk dimasukkan menjadi data MBR, serta menawarkan untuk pindah ke UPTD Griya Werdha," ujar Ajeng usai mengunjungi Sumirah dirumahnya dikawasan Simojawar, Sukomanunggal, Surabaya, Rabu (25/8/2021).

Di lokasi, Ajeng mengaku prihatin melihat kondisi Sumirah yang hidup sendiri diusia senjanya. Tak memiliki pendapatan dan hanya mengandalkan uluran tangan dari para tetangga.

Ditemani RW setempat, ia mengaku telah membujuk Sumirah agar berkenan pindah ke Asrama Griya Werdha yang disediakan untuk lansia di Surabaya.

"Saya memberikan bantuan santunan dan membujuk untuk pindah ke UPTD Griya Werdha, agar kelangsungan hidupnya lebih terjamin, mengingat kondisi mbah Sumirah sudah berumur 89 tahun," imbuh Ajeng.

Sebelumnya, Sumirah memang seringkali mengajukan diri supaya terdata sebagai MBR, dibantu RT dan RW setempat. Namun upaya ini selalu nihil.

"Dilema, karena beliau tidak memiliki tempat tinggal yang pasti, berdasarkan aturan berlaku dari pusat dan kota Surabaya yang dilaksanakan oleh Dinsos, maka untuk menjadi MBR tidaklah mudah untuk disetujui," kata politisi Gerindra Surabaya itu.

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Penegakan Hukum Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 11

Ajeng menegaskan, kejadian tersebut cukup membuat malu Pemkot Surabaya karena Sumirah adalah warga yang saat ini telah ber KTP Surabaya. Sudah selayaknya menerima kesejahteraan dari pemerintah.

Ia berharap Sumirah berkenan pindah ke Asrama Griya Werdha untuk hidup lebih baik dan mendapat fasilitas permakanan yang cukup.

"Harapan saya beliau dapat segera pindah ke UPTD Panti Werdha, tentunya Pemkot akan memberikan perhatian berupa tempat tinggal yang layak, permakanan, dan vitamin," tandasnya.

Nenek Sumirah adalah warga Kota Surabaya, tinggal seorang diri disebuah kamar kos di Jalan Simojawar Gang 1 nomor 150 RT 01 RW 01, Kelurahan Simomulyo Baru, Sukomanunggal.

Baca Juga: Catatan Kritis DPRD Surabaya di Moment HJKS ke 733

Sudah 30 tahun Sumirah menjadi warga kota Surabaya. Berkali-kali berjuang untuk mendapat bantuan, bahkan sampai mengurus ulang KTP dan Kartu Keluraga (KK).

Diumur 89 tahun itu, sewajarnya Sumirah juga mendapat jatah program permakanan lansia yang dikeluarkan oleh Pemkot Surabaya melalui Dinsos.

"Maem e sak wonten e secol pohong sak urup-urupe (Makan ya seadanya nasi singkong seadanya)," ujar Sumirah.

Terkadang, ia mengaku iri melihat para tetangga sekitar bisa menikmati program Bantuan Sosial Tunai (BST) ataupun Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari Kementerian Sosial RI saat masa PPKM berlaku.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.