Jumat, 19 Jun 2026 22:52 WIB

Keberadaan 8 Nelayan asal Lamongan yang Dilaporkan Hilang Masih Misterius

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Senin, 23 Agu 2021 18:22 WIB
Proses pencarian 8 nelayan asal Lamongan yang dilaporkan hilang (Foto: Dok. Basarnas Surabaya)
Proses pencarian 8 nelayan asal Lamongan yang dilaporkan hilang (Foto: Dok. Basarnas Surabaya)

jatimnow.com - Proses pencarian 8 nelayan asal Lamongan yang dilaporkan hilang akibat kecelakaan kapal antara Pulau Bawean-Masalembu masih terus dilakukan. Namun keberadaan mereka masih misterius.

"Sampai hari ketiga proses pencarian ini, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan para nelayan. Sementara ini masih nihil," kata Kasi Operasi Basarnas Surabaya, I Wayan Suyatna, Senin (23/8/2021).

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Saat proses pencarian itu, kata Wayan, tim juga tidak menemukan barang apapun. Juga keberadaan Kapal Motor Nelayan (KMN) Sumber Berkah yang tenggelam.

Baca juga:  8 Nelayan asal Lamongan Dilaporkan Hilang di Pulau Bawean-Masalembu, 3 Selamat

"Nanti untuk perkembangannya kita sampaikan lagi. Mohon doanya mudah-mudahan tim yang bekerja melakukan proses pencarian, dapat menemukan para nelayan yang hilang," tutur dia.

Diketahui, Kapal Motor Nelayan (KMN) Sumber Berkah tenggelam antara Pulau Bawean-Masalembu. Dari 11 nelayan yang berada di kapal, tiga berhasil diselamatkan. Sementara delapan lainnya masih dalam pencarian.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Kecelakaan laut terjadi sekitar sekitar pukul 09.00 Wib, 15 Agustus 2021. Para korban yang selamat saat itu langsung dibawa PKU Muhammadiyah Blimbing, Lamongan untuk menjalani perawatan medis.

Berikut data 11 ABK yang menjadi korban laka laut di Pulau Bawean-Masalembu:

Tiga ABK yang selamat:

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

1. Suwaras (49) asal Blimbing, Lamongan
2. Uliyan Andafi (27) asal Blimbing, Lamongan
3. Ji asal Bojonegoro

8 ABK dalam pencarian:

1. Bakrul Ama (40) asal Kranji, Lamongan
2. Waras nakhoda kapal (38) asal Blimbing, Lamongan
3. Nur Muhaimin (42) asal Sumberrejo, Bojonegoro tinggal di Blimbing, Lamongan
4. M. Anshori (34) asal Brondong, Lamongan
5. Budi Maryono (56) asal Brondong, Lamongan
6. Imam Mardianto (30) asal Blimbing, Lamongan
7. Wardono (42) asal Sedayulawas, Lamongan
8. M. Wahidin (38) asal Ngesong Sedayulawas, Lamongan

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.