Selasa, 16 Jun 2026 02:26 WIB

Sedang Berduka, Pria ini Malah Jadi Korban Gendam di Surabaya

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Sabtu, 07 Agu 2021 15:44 WIB
ilustrasi/jatimnow.com
ilustrasi/jatimnow.com

jatimnow.com - Seorang pria mengaku menjadi korban gendam di depan pom bensin Jalan Dinoyo, Tegalsari, Surabaya. Motor miliknya raib setelah ditepuk pundak oleh pelaku.

Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.00 Wib, Jumat (6/8/2021). Korban diketahui bernama Dita Anjarlesamana (45), warga Surabaya.

Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember

Saat itu, korban tengah memperbaiki rantai motor Honda Revo bernopol DK 2328 IO. Tiba-tiba didatangi dua orang pria menggunakan motor Honda Vario putih dengan ciri-ciri kenalpot rusak.

"Seinget saya pundak ditepuk bagian kiri. Terus mengajak saya sambil berbisik. Kemudian disuruh ikut ke salah satu perusahaan finance di Jalan Rajawali," terang Anjarlesmana saat hendak membuat laporan di Polsek Tegalsari, Jumat (6/8/2021) malam.

Setelah ditepuk oleh pelaku, korban mengaku linglung dan menuruti semua perkataannya. Korban lantas dibonceng menggunakan motornya tersebut.

"Saya pas diajak itu, seingat saya sempat dihentikan di Kantor Pos Kedung Rojo. Kemudian diminta menyiapkan dua materai untuk surat jalan. Saya bilang tidak punya materai. Lalu saya diberi uang Rp 10 ribu untuk beli," jelasnya.

Selanjutnya, korban kembali dibonceng dan diminta turun disebuah minimarket di Jalan Rajawali, tak jauh dari kantor salah satu perusahaan finance yang disebutkan oleh kedua pelaku.

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Penegakan Hukum Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 11

"Pas saya turun beli materai, kemudian masuk ke minimarket, lalu nengok motor saya sudah nggak ada. Kedua pelaku juga nggak ada. Di situ saya sadar," tambahnya.

Korban pun hanya bisa pasrah dan menelepon kerabatnya untuk minta jemput dan membuat laporan ke Polsek Tegalsari.

"Motor saya yang hilang ini BPKBnya di Bali. Saya beli bekas, bukan kredit," tutur Anjarlesmana.

Baca Juga: Dewan Kesenian Surabaya Persoalkan Ultimatum 7 Hari Pengambilan Gamelan

"Motor itu satu-satunya yang setiap hari buat kerja. Saya juga baru kesusahan, bapak saya baru meninggal dunia karena Covid 19. Ibu saya juga," urainya sedih.

Terpisah, Kanitreskrim Polsek Tegalsari, Iptu Marji Wibowo membenarkan jika korban sempat mendatangi Mapolsek hendak membuat laporan. Namun karena kejadiannya buka di wilayah Tegalsari, akhirnya korban disuruh buat laporan ke Polrestabes Surabaya.

"Memang sempat ke kantor mau buat laporan. Tapi setelah dicek TKPnya sama anggota, itu di pom bensin Ngagel, ikut wilayah Wonokromo. Bukan Dinoyo. Kemudian kejadiannya (motornya hilang) itu di Rajawali ikut Bubutan. Korban akhirnya ke Polrestabes untuk laporan," jelas Marji Wibowo.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.