Jumat, 19 Jun 2026 07:54 WIB

Kerja Airlangga Tumbuhkan Ekonomi Indonesia Disebut Layak Diapresiasi

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto
Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto

jatimnow.com - Pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat tumbuh subur hingga angka 7,07 persen pada kuartal kedua.

Atas raihan itu, anggota Komisi XI DPR RI M. Sarmuji menyebut bahwa kerja keras Menko Perekonomian Airlangga Hartarto layak diapresiasi.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Tumbuh tinggi dalam situasi sekarang ini bukan pekerjaan mudah. Tanpa mengurangi rasa hormat kepada pihak lain, kredit terbesar pencapaian ini layak diberikan kepada Menko Perekonomian karena berhasil mengkoordinasikan berbagai sektor dan menemukan pengungkit utama pertumbuhan. Kerja Menko Perekonomian keluarkan Indonesia dari resesi," jelas Sarmuji, Jumat (6/8/2021).

Sarmuji menyebut, ke depan pertumbuhan ekonomi akan sangat ditentukan oleh pelonggaran aktivitas ekonomi masyarakat sebagai hasil dari pengendalian Covid-19.

Oleh sebab itu, menurutnya kerja Airlangga Hartarto mesti lebih keras agar mampu bersaing dengan negara mitra dagang Indonesia.

Baca Juga: Adela Kanasya Adies Tebar Kurban untuk Warga Surabaya dan Sidoarjo

Contohnya realisasi pertumbuhan Singapura 14,3 persen; Uni Eropa 13,2 persen; Amerika Serikat 12,2 persen; China 7,9 persen dan Hong Kong 7,5 persen. Namun lebih tinggi dari Vietnam 6,6 persen dan Korea Selatan 5,9 persen.

"Insya Allah laju perekonomian akan makin kencang karena tingginya mobilitas. Sektor-sektor yang saat ini masih lesu seperti sektor pariwisata dan transportasi begitu ada pelonggaran lajunya akan cepat sekali. Syaratnya satu saja kekebalan komunal harus segera terbentuk," tambahnya.

Baca Juga: Legislator PKB Salurkan Ratusan Hewan Kurban di Jember dan Lumajang

Ketua DPD Golkar Jatim itu juga menyebut, program vaksinasi kali ini bisa cepat dikebut agar roda ekonomi baik ditingkat makro dan mikro segera kembali berjalan.

"Program vaksinasi dan ketaatan pada prokes adalah kunci pengubah arah. Masyarakat jangan sampai kendor. Saat ini BOR rumah sakit mulai menunjukkan trend menurun. Dengan demikian pelonggaran aktivitas warga terutama aktivitas yang berkaitan dengan mata pencaharian secara bertahap bisa dilakukan. Sekali lagi tetap memperhatikan protokol kesehatan," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.