Sabtu, 20 Jun 2026 08:32 WIB

Pemkot Cairkan Rp 17,26 Miliar untuk Insentif 420 Tenaga Kesehatan Mojokerto

Gubernur Jatim Khofifah dan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama tenaga kesehatan
Gubernur Jatim Khofifah dan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama tenaga kesehatan

jatimnow.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto mencairkan dana insentif untuk tenaga kesehatan (nakes) dan tenaga penunjang dalam penanganan pasien Covid-19.

Insentif nakes ini diberikan kepada tenaga kesehatan yang bekerja menangani Covid-19 di RSUD Dr Wahidin Sudiro Husodo, laboratorium kesehatan daerah (labkesda), dan puskesmas.

Baca Juga: Peringati HUT ke-52 PPNI, Bupati Jember Ajak Hapuskan Sekat Antarprofesi Nakes

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengatakan dana insentif ini sudah dicairkan pemkot sejak 22 Juli lalu dan ditujukan bagi 420 tenaga kesehatan.

Mulai dokter spesialis, dokter umum, perawat, bidan, dan tenaga kesehatan lainnya seperti ahli teknologi laboratorium medik, nutrisionis, apoteker, elektromedis, fisiotrapis, labkesda dan tenaga puskesmas.

"Alhamdulillah kita sudah mencairkan insentif untuk tenaga kesehatan dengan total sebesar Rp 7,92 Miliar bagi 420 orang nakes. Insentif ini sebagai bentuk penghargaan pemerintah daerah untuk tenaga kesehatan dan tenaga penunjang lainnya yang menangani Covid-19," kata Ning Ita siaran pers ke redaksi, Senin (2/8/2021).

Nominal insentif yang diterima masing-masing nakes, kata wali kota mengacu Kepmenkes RI Nomor HK.01.07/MENKES/4239/2021. Ditentukan dalam Kepmenkes tersebut, insentif bagi dokter spesialis sebesar Rp 15 juta per bulan.

Insentif bagi dokter umum sebesar Rp 10 juta per bulan. Insentif bagi perawat dan bidan sebesar 7,5 juta per bulan. Sedangkan tenaga kesehatan lain menerima insentif sebesar Rp 5 juta per bulan.

Menurut Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Ika Puspitasari, Pemerintah Kota Mojokerto telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 17,26 Miliar untuk insentif nakes yang bersumber dari APBD.

Baca Juga: Dokter Baru FK Unusa Siap Taklukkan Lumpur Pedalaman Papua

"Saat ini telah dilakukan pencairan sebesar Rp 7,92 Miliar untuk insentif bulan Januari hingga Juni 2021 yang direalisasikan pada tanggal 22 Juli," urainya.

Sedangkan untuk insentif tim tracing, sudah dicairkan satu kali untuk pembayaran bulan Januari hingga April 2021 sebesar Rp 172, 3 juta yang direalisasikan tanggal 3 Juni 2021.

Ning Ita menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran di RSUD Dr Wahidin Sudiro Husodo, puskesmas dan Labkesda yang dengan tulus dan ikhlas mengemban tugas untuk menangani Covid-19.

"Insentif ini adalah dukungan dari pemerintah bagi tim tracing dari puskesmas dan dinkes yang merupakan garda terdepan serta para tenaga kesehatan di RS yang merupakan garda terakhir. Saya berharap insentif ini dapat meningkatkan semangat dan etos kerja para nakes guna mempercepat penanganan pandemi di tengah potensi risiko keterpaparan yang demikian besar," harapnya.

Baca Juga: FK Unusa Luluskan 46 Dokter, Siap Mengabdi di Daerah Terluar Nusantara

Menurut Ning Ita, pemerintahan yang dipimpinnya akan memberikan yang terbaik yang bisa dilakukan bagi para nakes yang berdedikasi tinggi dan banyak berkorban dalam penanganan Pandemi Covid-19.

"Mereka yang menerima insentif ini sudah bekerja keras melayani pasien Covid-19 di Kota Mojokerto. Insya Allah kami terus berupaya memberikan terbaik bagi para nakes ini," cetus Ning Ita.

Ia pun berharap kepada seluruh jajaran RSUD, puskesmas dan Labkesda untuk senantiasa menjaga kesehatan dan tidak lengah, mengingat Pandemi Covid-19 pada saat ini semakin mengkhawatirkan.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.