Rabu, 17 Jun 2026 17:44 WIB

Wow! Omzet Peternak Madu di Pasuruan Naik 150 Persen Selama Pandemi Covid-19

  • Penulis : Moch Rois
  • | Selasa, 27 Jul 2021 14:23 WIB
Lebah madu yang diternakkan oleh petani di Pasuruan
Lebah madu yang diternakkan oleh petani di Pasuruan

jatimnow.com - Penjualan madu dari para peternak lebah di Kabupaten Pasuruan meningkat hingga 150 persen di masa Pandemi Covid-19.

Konsumsi madu bermanfaat bagi kesehatan masyarakat untuk mengantisipasi penularan Virus Covid-19.

Baca Juga: Yayasan Amway Peduli dan UC Surabaya Gelar Edukasi Kesehatan Anak Muda

"Untuk penjualan madu di tingkat pengecer atau tengkulak itu sangat meningkat. Tidak 100 persen lagi, mungkin sudah 150 persen meningkat selama PPKM ini," kata salah satu peternak lebah madu asal Desa/Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, Rusidi, Selasa (27/7/2021).

Ia mengungkapkan, sebelum Pandemi Covid-19, setiap bulan dirinya menjual madu hingga satu kuintal.

Semenjak Pandemi Covid-19, penjualan madu hasil ternakannya pun meningkat. Sebulan dirinya mampu menjual 3 kuintal madu. Madu itu diborong para tengkulak yang datang.

"Untuk PPKM ini, seminggu kemarin sudah laku 2 kwintal," ungkapnya.

Meski penjualan meningkat, Rusidi tetap tidak menaikkan harga jual kepada para tengkulak atau ke warga desa yang datang membeli madu ke rumahnya.

Baca Juga: Ancam Ginjal hingga Paru-Paru, Pakar Ungkap Cara Cegah Hantavirus

"Harganya ada yang Rp 80 ribu sampai Rp 90 ribu per kilogram. Tergantung jenis dan kualitas madunya," terangnya.

Para tengkulak yang datang pun tidak hanya dari wilayah Kabupaten Pasuruan. Rusidi mengatakan jika tengkulak dari Kota Surabaya dan Sidoarjo hingga dari Bali datang untuk membeli produk madu hasil lebah ternakannya.

"Omset perbulan bisa sampai Rp 27 juta," tegasnya.

Baca Juga: Upaya Dinkes Kota Kediri Kendalikan Penyakit Paru Obstruktif Kronik dan Asma

Salah satu tengkulak asal Kabupaten Pasuruan, Subhan mengatakan dirinya kebanjiran order madu selama masa pandemi.

"Saya sudah 3 tahun sebelum ada pandemi sudah langganan di sini. Sadunya saya jual lagi. Selama PPKM Darurat kemarin permintaan lebih dari biasanya. Biasanya semininggu 7 kilo sampai 10 kilo, sekarang bisa sampai 20 kilo," kata dia.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.