Senin, 22 Jun 2026 21:29 WIB

Hotel di Malang Fungsikan 103 Kamar Jadi Tempat Isoman Penderita Covid-19

éL Hotel-Grande, Jalan Bukit Palem Raya Nomor 1 dan 3, Kendalsari, Ngijo, Kecamatan Karang Ploso, Kabupaten Malang
éL Hotel-Grande, Jalan Bukit Palem Raya Nomor 1 dan 3, Kendalsari, Ngijo, Kecamatan Karang Ploso, Kabupaten Malang

jatimnow.com - 103 kamar milik éL Hotel-Grande, Jalan Bukit Palem Raya Nomor 1 dan 3, Kendalsari, Ngijo, Kecamatan Karang Ploso, Kabupaten Malang diubah fungsinya menjadi isotel atau hotel untuk isolasi mandiri para penderita Covid-19 sejak 19 Juli 2021.

Pemilik éL Hotel Group, Enggartiasto Lukita mengatakan, agar pelayanan maksimal, pihaknya bekerjasama dengan Rumah Sakit (RS) Persada Hospital di tengah meningkatnya kasus Covid-19 hingga banyak RS kewalahan untuk merawat pasien.

Baca Juga: Massa Aksi Dukung MBG di Malang Panen Hadiah, dari Sayuran hingga Kulkas

"Kami ingin membantu masyarakat serta RS, karena semua pihak dari berbagai sektor kehidupan sangat dibutuhkan saat ini. Kami terpanggil ingin terlibat dan memberikan andil dalam penangganan. Kamar di hotel kita ubah menjadi tempat khusus isoman penderita Covid-19," jelasnya, Senin (26/7/2021).

Pasien Covid-19 yang memiliki gejala ringan bisa dirawat di kamar hotel tersebut. Harapannya dengan layananan ini, éL Hotel-Grande bisa membantu memenuhi kebutuhan masyarakat Malang Raya untuk melakukan isolasi mandiri (isoman) secara aman dan nyaman. Hal Ini merupakan panggilan kemanusiaan dan bentuk kontribusi yang bisa diberikan dalam mengatasi pandemi.

"Perubahan sementara pelayanan hotel untuk menyediakan layanan isolasi mandiri ini bisa menjadi kontribusi sektor perhotelan dalam berpartisipasi menangani pandemi, tapi perlu standar dan protokol kesehatan yang ketat. Makanya kami bekerja sama dengan RS," ungkap Enggar-sapaanya.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

Dia menambahkan, pola layanan ini bisa menjadi pilihan bagi pelaku usaha perhotelan, di mana pelaku usaha bekerja sama dengan RS untuk menyusun standar dan memberikan pelatihan bagi staf hotel dalam memberikan pelayanan kepada pasien Covid-19 bergejala ringan.

"Dengan perpaduan layanan hospitality dan medis yang terstandar, pasien yang menjalani isolasi mandiri di hotel dan keluarganya yang berada di rumah akan merasa tenang. Layanan yang disediakan mencakup akomodasi, makanan, penyediaan obat atau suplemen sesuai petunjuk dokter, pemeriksaan dokter dan tenaga kesehatan serta tes PCR," tegasnya.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

Dia juga berharap bisa memberikan kenyamanan pasien dan keluarganya tenang dalam menjalankan isolasi mandiri. Ketenangan itu pula yang diharapkan bisa mempercepat pemulihan.

"Tidak ada pilihan lain selain semua pihak mencurahkan tenaga dan pikiran untuk ikut mengatasi krisis ini dan semoga pandemi lekas usai," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.