Minggu, 14 Jun 2026 20:41 WIB

Beredar Poster Stop Info Covid di Media Sosial, Satgas Jatim: Hoaks

jatimnow.com - Beredar poster 'Stop Info Covid' di berbagai media sosial (medsos) berisi seruan bertuliskan 'Warga Jawa Timur Kompak untuk Tidak Upload Berita Tentang Covid Biar Masyarakat Tetang Tenang, Tentram'.

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Jawa Timur, dr Makhyan Jibril menegaskan jika poster yang beredar tersebut adalah tidak benar alias hoaks.

Baca Juga: ASN Kota Probolinggo Ditantang Manfaatkan Medsos untuk Promosi Daerah

"Sudah diklarifikasi oleh Kominfo. Berdasarkan dari dinas kota kabupaten masing-masing, info tersebut hoax. Terlepas dari hal tersebut, kampanye seperti ini sangat kontraproduktif dengan penanganan Covid-19," ujar Jibril kepada jatimnow.com, Rabu (14/7/2021).

Menurutnya, saat ini situasi masyarakat sedang terpuruk dan kampanye-kampanye tersebut menurutnya kurang tepat.

Ia menjelaskan, saat ini pemerintah sedang bahu membahu dengan masyarakat untuk terbebas dari Pandemi Covid-19.

Baca Juga: Medsos Bikin Anak Makin Individualis, Pakar Tekankan Peran Krusial Orang Tua

Ditambahkannya, keterbukaan informasi data Covid-19 kepada masyarakat juga cukup penting. Sehingga masyarakat bisa saling mengingatkan agar tetap patuh dengan protokol kesehatan (prokes).

"Karena situasinya saat ini benar-benar butuh partisipasi seluruh elemen masyarakat untuk bersatu melawan Covid-19. Oleh karena itu keterbukaan informasi mengenai Covid-19 sangat penting," jelas Jibril.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak menyebarluaskan kabar-kabar yang bersifat apatis terhadap ancaman Covid-19.

Baca Juga: Stikes Maharani Malang Edukasi Pelajar Lawan Cyberbullying

Diteruskannya, peran serta masyarakat sangat penting yaitu upaya vaksinasi yang dilakukan pemerintah harus diikuti oleh masyarakat agar segera tercapai Herd Immunity atau kekebalan komunal yang ditargetkan tercapai pada Bulan Agustus 2021.

"Dari pada kita diam-diam dan tenang, tetapi akhirnya makin banyak orang tercinta kita yang tidak patuh prokes sehingga mereka terinfeksi Covid-19 dan bergelimpangan mencari rumah sakit, bahkan sampai meninggal dirumah," tandasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.