Senin, 22 Jun 2026 07:44 WIB

Kadin Jatim Fasilitasi Vaksinasi untuk 421 UMKM di Surabaya Raya

Ketua Umum Kadin Jatim, Adik dwi Putranto (dua dari kiri) saat meninjau pelaksanaan vaksinasi untuk UMKM
Ketua Umum Kadin Jatim, Adik dwi Putranto (dua dari kiri) saat meninjau pelaksanaan vaksinasi untuk UMKM

jatimnow.com - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur menggelar program vaksinasi untuk UMKM dalam membantu program percepatan vaksinasi pemerintah. Vaksinasi itu di Golden City Mall Surabaya, Rabu (7/7/2021).

Ketua Umum Kadin Jatim, Adik Dwi Putranto mengatakan, vaksinasi adalah salah satu upaya untuk meminimalisir penularan dan membentengi masyarakat dari Covid-19.

Baca Juga: Mahasiswa UNTAG Surabaya Bantu UMKM Mojo Urus Legalitas dan Go Digital

Apalagi saat ini varian baru Covid-19 telah tersebar di Indonesia. Di antaranya varian delta dan kappa yang memiliki tingkat penularan dan kasus kematiannya lebih tinggi.

"Ini adalah upaya kami membantu pemerintah untuk menyukseskan percepatan vaksinasi yang ditargetkan mencapai satu juta vaksin per hari di bulan ini," ujar Adik dalam siaran pers yang diterima redaksi.

Menurut Adik, saat ini penambahan pasien baru Covid-19 secara nasional sangat tinggi, mencapai sekitar 25 ribu per hari dan positive rate Indonesia juga sudah mencapai 44,37 persen. Bahkan Bed Occupancy Rate (BOR) rumah sakit di Jawa Timur hampir 100 persen.

"Di wilayah Surabaya saja, ada sekitar 14 rumah sakit yang tutup akibat pasiennya sudah membeludak. Ini harus menjadi perhatian bersama karena kondisinya sudah sangat darurat," tambah dia.

Sementara Ketua Satuan Tugas (Satgas) Gugus Covid-19 Kadin Jatim, Fitrajaya Purnama menambahkan, vaksinasi bagi UMKM ini menjadi bagian dari program vaksinasi pemerintah, bukan bagian dari vaksinasi gotong royong.

"Dalam pelaksanaannya, Kadin Jatim berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Jawa Timur dan Rumah Sakit PHC dalam menyediakan fasilitasi pelayanan kesehatan. Kadin Jatim juga menanggung pengorganisasian dan konsumsinya. Sementara vaksin tetap dari pemerintah," ujar Fitra.

Fitra menyebut, 421 UMKM tersebut adalah UMKM yang berada di wilayah Surabaya, Gresik dan Sidoarjo yang terdaftar sebagai anggota Kadin Jatim.

Baca Juga: Kisah Pelaku UMKM Ring Satu Melejit Berkat Program Lontar Petrokimia Gresik

"Sebenarnya jumlah ini masih sangat kecil karena UMKM yang menjadi anggota Kadin Di Surabaya saja mencapai sekitar 10 ribu UMKM. Belum daerah lain," sambung dia.

Untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan, Kadin Jatim tidak membuka pendaftaran secara terbuka di lokasi Vaksinasi. Kadin Jatim telah melakukan pendataan sebelum pelaksanaan vaksinasi.

"Kalau dilakukan pengumuman secara terbuka kami khawatir terjadi kerumunan karena animo masyarakat saat ini sangat tinggi dan juga vaksinasi ini kami peruntukkan bagi UMKM anggota Kadin Jatim dan karyawan mereka," jelasnya.

Dengan suksesnya program vaksinasi untuk UMKM yang digelar Kadin Jatim ini, dia berharap akan menjadi modal manajemen untuk melakukan program vaksinasi serupa dengan sasaran yang sama atau yang lainnya.

Baca Juga: Gerai UMKM Segera Dibangun di Kawasan Gereja Merah Probolinggo

"Karena kita juga didukung oleh perusahaan besar yang ada di Kadin. Target kami selanjutnya bisa melakukan program vaksinasi serupa kepada 800 orang hingga 1000 orang. Karena kami sudah memiliki model," ungkapnya.

Terkait vaksinasi gotong royong yang dikhususkan bagi pekerja, Fitra menegaskan hingga hari ini masih belum terlaksana karena vaksin belum siap.

"Untuk vaksinasi gotong royong, kami sangat berharap bisa dilakukan percepatan. Jangan ditahan. Karena sampai sekarang kenyataannya belum terealisasi," papar dia.

"Kalau kapasitas biofarma dinilai kurang, ya BUMN lain kan bisa difungsikan. Sekarang perusahaan yang sudah daftar ini bertanya kepada Kadin. Sebab yang sudah didaftrkan di vaksinasi gotong royong tidak bisa didaftarkan ke mana-mana," pungkas Fitra.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.