Berharap PPKM Darurat Tak Diperpanjang, KH Asep Edukasi Imunitas dan Imanitas
- Penulis : Achmad Supriyadi
- | Selasa, 06 Jul 2021 16:37 WIB
jatimnow.com - Pendiri Pondok Pesantren (Ponpes) Amanatul Ummah, KH Asep Saifuddin Chalim meminta anaknya yang kini menjadi wakil bupati Mojokerto untuk memberikan logistik kepada pemilik warung di masa PPKM Darurat.
Memang, banyak warung-warung kopi maupun makanan yang terdampak langsung aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hingga 20 Juli 2021.
Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto
"Barra (Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra) saya minta, waktu menutup warung harus memberikan beras sebagai pengganti kerugian," kata Kiai Asep di rumahnya, Selasa (6/7/2021).
Kiai Asep menambahkan, untuk keselamatan, Bangsa Indonesia jangan sampai panik, sehingga dirinya terus memberikan edukasi melalui YouTube.
Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto
"Saya selalu memberikan edukasi. Setiap satu bulan sekali hampir pasti tayang di YouTube demi keselamatan Indonesia supaya jangan panik," jelas dia.
"Mudah-mudahan tanggal 20 sudah selesai, jangan diperpanjang," tambah Kiai Asep.
Baca Juga: Tutup Tahun 2025, SportTrip Hijaukan Lereng Gunung Penanggungan
Kiai Asep berharap, pemerintah pusat hingga daerah agar tidak panik untuk mengatasi Pandemi Covid-19.
"Berikan edukasi tentang imunisasi. Makan yang sehat dan mengandung imun seperti tahu, tempe, telur dan kecambah. Konsumsi vitamin c dan jangan lupa protokol islamnya dengan selalu bersih, tidak melakukan hal yang tidak penting, makan tidak kenyang, Salat Subuh, salat malam. Physical distancing dan imanitas. Itu masukan kita kepada pemerintah," pungkasnya.
Editor : Narendra Bakrie