Kamis, 18 Jun 2026 15:00 WIB

Aksi Nekat Seorang Gadis Coba Loncat dari Jembatan Gegerkan Warga Kota Malang

Aksi nekat gadis di Kota Malang hendak loncat dari jembatan penyeberangan orang
Aksi nekat gadis di Kota Malang hendak loncat dari jembatan penyeberangan orang

jatimnow.com - Aksi seorang gadis yang coba loncat dari jembatan penyeberangan orang menggegerkan warga dan pengguna Jalan Merdeka Timur, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Selasa (6/7/2021).

Beruntung, aksi nekat gadis itu berhasil digagalkan sejumlah Sekuriti Bank Indonesia (BI) yang sedang bertugas tak jauh dari lokasi.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

Usut punya usut, gadis itu berinisial EY (22), warga Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Diduga EY shock dan depresi setelah disebut sebagai pelacur oleh pacarnya.

"Mau bunuh diri dengan melompat dari jembatan penyeberangan dengan tinggi kurang lebih 7 meter. Saat itu kendaraan ramai. Saya dan rekan-rekan keamanan lain langsung menghalau. Sehingga berhasil kita gagalkan," jelas Koordinator Sekuriti BI, Untung Sunarto.

Sunarto menyebut, dari keterangan beberapa warga, gadis itu awalnya memarkirkan kendaraannya di salah satu pusat perbelanjaan, lalu naik ke jembatan. Sebelum dicegah agar tidak loncat, gadis itu menangis, kakinya sudah bergelantungan, tapi tangannya memegang pagar.

"Informasi yang didapat ia nekat karena dikata-katai pelacur oleh kekasihnya. Benar tidaknya saya tidak tahu," terangnya.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

Sementara ayah EY, Abdi menerangkan bila anaknya beberapa bulan ini mengenal seorang pria melalui media sosial. Dari pengakuan anak gadisnya itu, pacarnya berasal dari Banten.

"Katanya diolok-olok menuduh anak saya pelacur. Bahkan sebelum kejadian ini ia sempat berjalan kaki dari rumahnya ke Terminal Hamid Rusdi, berjarak kurang lebih 3 kilometer. Tapi dijemput ibunya. Dan tadi malam anak saya juga mau mengiris lengan kanannya menggunakan cutter, tapi berhasil kami cegah," ungkap Abdi.

Abdi berjanji akan menjaga anaknya yang masih duduk dibangku kuliah itu agar tidak melakukan aksi nekat dan berbahaya lagi.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

"Saya bakal membuat delik aduan terkait teror yang dilakukan pria yang mengaku anak Banten terhadap anak gadis saya ini," pungkasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.