Rabu, 17 Jun 2026 19:52 WIB

Dua Lagi Pelaku Pembunuhan di Apartemen Educity Surabaya Diringkus

Tiga tersangka pembunuhan di Apartemen Educity Surabaya/Foto: Arry Saputra
Tiga tersangka pembunuhan di Apartemen Educity Surabaya/Foto: Arry Saputra

jatimnow.com - Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil menangkap dua lagi tersangka kasus pembunuhan di Apartemen Educity Resident lantai 17 kamar no 1707 komplek Perumahan Pakuwon City, Surabaya, Minggu (27/5/2018). Keduanya adalah IM (44) RY (24).

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran mengatakan kedua tersangka ini menyusul SPD yang sudah ditangkap sebelumnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Penegakan Hukum Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 11

Berdasarkan penyelidikan sementara, ada lima tersangka yang terlibat dalam kasus pembunuhan ini, sehingga dua tersangka lagi dengan inisial HR dan EV masih buron.

“Yang buron itu berperan dalam menusuk dada kanan dan dada kiri perut korban dengan pisau,” kata Sudamiran saat jumpa pers.     

Menurut Sudamiran, tiga orang yang sudah tertangkap ini memiliki tugas masing-masing dalam membantu pembunuhan.

"Ada yang melakukan pemukulan terhadap korban dengan alat besi ini, ada yang membantu memegang kaki dan membantu membelikan alat, serta memberikan sarana sepeda motor," ujarnya.

Baca juga: Polisi Tangkap Satu Pelaku Pembunuhan di Apartemen Educity Surabaya

Sudamiran juga menjelaskan bahwa dua tersangka yang masih buron itu merupakan otak dari pembunuhan ini, sehingga dia mengimbau kepada dua tersangka itu untuk segera menyerahkan diri.

Baca Juga: Dewan Kesenian Surabaya Persoalkan Ultimatum 7 Hari Pengambilan Gamelan

"Pada kesempatan ini, saya imbau untuk menyerahkan diri, apabila tidak menyerahkan diri, saya tidak segan-segan untuk melakukan tindakan tegas apabila mengancam jiwa petugas maupun masyarakat," tegasnya.

Ia juga memastikan bahwa dua tersangka yang masih buron itu merupakan residivis yang sebenarnya baru keluar bersyarat.

"Tersangka merupakan residivis dengan kasus 365/pencurian dengan kekerasan dan menembak petugas pada tahun 2004 di Pacitan,” kata dia.

Adapun motif dari pembunuhan ini adalah bisnis narkotika jenis sabu-sabu, korban merupakan penjual dan pelaku yang membeli Rp 211 juta belum dibayar.

Baca Juga: Dua Bulan Operasi, 192 Bandit Jalanan Surabaya Dikerangkeng

 

Reporter: Arry Saputra

Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.