Kamis, 18 Jun 2026 19:50 WIB

Jebakan Tikus Tewaskan Tetangganya, Petani Madiun ini Terancam 5 Tahun Penjara

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 29 Jun 2021 09:15 WIB
Petani yang ditetapkan tersangka oleh Polres Madiun
Petani yang ditetapkan tersangka oleh Polres Madiun

jatimnow.com - Suyanto (54), seorang petani diamankan Satreskrim Polres Madiun setelah jebakan tikus yang dialiri listrik di sawah miliknya mengakibatkan tetangganya tewas.

Kapolres Madiun, AKBP Jury Leonard Siahaan mengatakan peristiwa tewasnya korban yang bernama Samijan itu pada 19 Mei 2021 lalu.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Dari penyidikan, diketahui jika tersangka dan korban bersama-sama jebakan tikus beraliran listrik di sawah mereka yang berada di Desa Kedungrejo, Kecamatan Balerejo.

Saat Suyanto akan mematikan aliran listrik di jebakan tikus milkinya, ia melihat ada orang tergeletak di sawah miliknya.

"Pelaku memanggil warga dan dilaporkan kepada kami," katanya, Selasa (29/6/2021).

Setelah dilakukan penyidikan, korban diketahui tewas setelah tersetrum jebakan tikus yang dipasang oleh pelaku.

Baca Juga: Rakyat Desa Memang Tidak Memegang Dollar, Tetapi Tetap Menanggung Dampaknya

"Pelaku mengaku memasang jebakan karena banyak hama tikus," ujarnya.

Ia menjelaskan jika penetapan tersangka dalam kasus jebakan tikus ini sebagai efek jera. Petani diharapkan tidak memasang lagi jebakan tikus beraliran listrik.

"Bisa pakai cara lain yang tidak menghilangkan nyawa manusia," lanjutnya.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

Barang bukti yang disita adalah kabel yang digunakan untuk memasang jebakan tikus dan baju yang dipakai oleh pelaku maupun korban.

"Pelaku kami jerat dengan Pasal 359 KUHP yakni dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.