Jumat, 19 Jun 2026 12:21 WIB

Pedagang Pasar Legi Ponorogo Demo, Pemkab Hentikan Pembagian Kunci

Aksi unjuk rasa pedagang di DPRD dan Pemkab Ponorogo
Aksi unjuk rasa pedagang di DPRD dan Pemkab Ponorogo

jatimnow.com - Pembagian kunci stand Pasar Legi dihentikan setelah para pedagang melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD dan Pemkab Ponorogo.

Para pedagang memprotes pembagian lapak yang harus berzonasi dan ukuran stand yang berkurang.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Ya kayak saya pedagang baju. Masak cuma beli sehelai baju harus ke lantai 4," ujar salah satu pedagang, Sundari, Rabu (23/6/2021).

Sundari mengaku dirinya sebelumnya adalah pedagang di Pasar Lanang yang menempati kios di lantai 1.

Selain itu, ia juga beralasan jika demo yang dilakukan para pedagang lain karena lokasi tempat berjualan mereka di Pasar Legi ukurannya semakin mengecil.

Sebelumnya, lapaknya di Pasar Lanang berukuran 2 meter x 2 meter. Namun kini, dirinya hanya menempati stand ukuran 1 meter x 2 meter di Pasar Legi.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Wakil Bupati, Lisdyarita menyebutkan jika semua proses pindahan para pedagang dihentikan dulu sehingga rencana untuk penyerahan kunci juga dibatalkan.

"Permintaannya kan kunci jangan dibagikan dulu. Kita ketemu titiknya. Kunci saya minta stop dulu," kata Lisdyarita setelah melakukan audiensi dengan pedagang.

Ia menyambung jika Pemkab Ponorogo akan meninjau permasalahan dengan langsung melakukan peninjauan ke lokasi.

Baca Juga: Jembatan Merah Putih Presisi di Ponorogo Permudah Akses Warga dan Anak Sekolah

"Maunya besok itu tidak dibagikan. Saya minta kunci di stop dulu sampai kita tinjau lagi seperti apa yang diinginkan pedagang. Tapi memang kalau memang zonasi dari pusat, " jelasnya.

"Saya stop untuk tidak ramai saja. Nanti apa-apanya keputusan di bupati," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.