Sabtu, 13 Jun 2026 03:50 WIB

Fenomena Waterspout, 1 Perahu Rusak dan Rumah Nelayan di Banyuwangi Terangkat

jatimnow.com - Fenomena alam waterspout atau pusaran angin di laut mengarah dari timur ke barat terjadi di perairan utara Banyuwangi atau selat Bali pada Rabu (16/6).

Pusaran angin itu terlihat menghantam perahu dan rumah warga di lingkungan Plengsengan, Kelurahan Kampung Mandar, Kecamatan Kota Banyuwangi.

Baca Juga: Misteri Perahu Menyala Tanpa Awak Terjawab, Nelayan Sumenep Ditemukan Meninggal

"Ada puting beliung di Selat Bali. Mengarah ke Pantai Marina Boom, Baselat banyuwangi sekitar pukul 16.00 Wib kemarin," kata salah satu warga Banyuwangi, Rendra Kurnia, Kamis (17/6/2021).

Ia menjelaskan, waterspout itu terjadi sekitar pukul 16.00 Wib. Selang sekitar 20 menit kemudian, pusaran angin menghantam perahu nelayan dan rumah warga.

"Sekitar pukul 16.20 Wib, angin bercampur air naik ke daratan. Satu perahu rusak dan rumah nelayan terasnya terangkat," ujar dia.

Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas III Banyuwangi, Gede Agus Purbawa mengatakan waterspout ini biasanya berlangsung kurang dari 10 menit.

"Biasanya hanya sekitar 10 menit saja. Waterspout itu dimana awan membentuk pusaran angin menghisap air kemudian membawa air itu," ujarnya.

Penyebabnya adalah awan cumulonimbus yang daya konvektifnya sangat kuat sehingga terjadi pusaran. Ketika berada di laut akan semakin terlihat karena menghisap air.

Baca Juga: Tol Prosiwangi Jadi Perhatian, Basarnas Siapkan Helikopter Pantau Arus Nataru

"Ketika ada awan yang kuat, daya konvektifnya menghisap naik. Nanti kalau energinya turun, dia luruh sendiri," lanjut dia.

Menurutnya, peristiwa itu merupakan fenomena biasa dan sudah sering terjadi. Namun jika sampai ke darat dampaknya seperti dampak puting beliung.

"Kalau sampai ke darat bisa menjadi puting beliung. Berbahaya juga bagi nelayan di perairan," terang dia.

Untuk penyebab terbentuknya awan cumulonimbus, ia menyebut akibat suhu laut di wilayah selatan Banyuwangi dan Selat Bali sedang hangat.

Baca Juga: Operasi SAR KMP Tunu Pratama Jaya Resmi Ditutup, Segini Jumlah Korban yang Ditemukan

"Itu suhu lautnya hangat, sehingga pembentukan awannya lumayan cepat. Jadi dari pagi pemanasan sorenya terbentuk awan," pungkasnya.

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.