Kamis, 18 Jun 2026 01:50 WIB

Lonjakan Covid-19 Bangkalan, Kasus Aktif Terpusat di Tiga Kecamatan

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Selasa, 15 Jun 2021 15:37 WIB
Rakor penanganan kasus Covid-19 di Bangkalan, Madura
Rakor penanganan kasus Covid-19 di Bangkalan, Madura

jatimnow.com - Forkopimda Jawa Timur menggelar rapat koordinasi (rakor) penanganan Covid-19, khususnya untuk Bangkalan, Madura. Rakor dilakukan menyusul temuan Corona Varian India atau B1617.2 atau delta dari tiga pasien asal Bangkalan dan Bojonegoro.

Rakor yang dipimpin Pangdam V/Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta dan Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono itu digelar Senin (14/6/2021) malam di Makodam V/Brawijaya.

Baca Juga: Konversi Energi Kedua Republik Indonesia, Amanat Penderitaan Rakyat Madura

Rakor juga dihadiri Kasdam V/Brawijaya, Danrem 084 Bhaskara Jaya, PJU Kodam V/Brawijaya, PJU Polda Jatim, Kapolrestabes Surabaya, Kadinkes Provinsi Jatim, Ka Kesbang Pol Provinsi Jatim, Plt Kalaksa BPBD Jatim, Kepala Satgas Covid-19 Jatim, Dandim 0829/Bangkalan, Kapolres Tanjung Perak, Kapolres Bangkalan dan Bupati Bangkalan.

Pangdam V/Brawijaya, Mayjend TNI Suharyanto mengatakan, ada penambahan kasus baru Covid-19 di Bangkalan sebanyak 65 orang, dengan kasus aktif 539 orang yang terpusat di Kecamatan Arosbaya, Bangkalan dan Klampis.

"Laksanakan penyekatan di perbatasan Bangkalan dan Surabaya dengan melaksanakan swab antigen terhadap seluruh masyarakat dari Madura. Hal tersebut untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 di wilayah Jawa Timur," tegas Suharyanto.

Sementara Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta menambahkan, penanganan lonjakan kasus Covid-19 di Bangkalan meliputi pelaksanaan 3T dan 5M di zona merah, penutupan tempat makan dan tempat ibadah di zona merah dan perketat pelaksanaan operasi yustisi.

"Terus laksanakan pembagian masker dan bansos kepada masyarakat serta melaksanakan penggalangan terhadap tokoh agama dan masyarakat, untuk mengimbau mematuhi protokol kesehatan, guna percepatan memutus mata rantai Covid-19," jelas Nico.

Nico juga menyampaikan jika untuk melaksanakan apel pagi di posko penanganan Covid-19 di Bangkalan, untuk melakukan monitoring, evaluasi serta berdiskusi terkait perkembangan situasi terkini di wilayah masing-masing.

Baca Juga: Gus Lilur Deklarasikan Panca Ampera: Stop Kriminalisasi Pengusaha Rokok Rakyat

"Publikasikan kepada masyarakat, setiap langkah-langkah yang telah dilakukan oleh satgas Covid-19 dalam menanggulangi lonjakan kasus di Kabupaten Bangkalan dan melakukan pengetatan penyekatan. Apabila dalam beberapa hari ke depan angka penambahan Covid-19 di Bangkalan masih tinggi, untuk mencegah penyebaran di daerah lainnya di Jatim," tambahnya.

Ketua Rumpun Kuratif Satgas Penanganan Covid-19 Jatim, dr Joni Wahyuhadi menyebut, dari hasil pemeriksaan sampel pada 6 Juni, ditemukan Corona Varian Baru asal India di Bangkalan. Terkonfirmasi bahwa terdapat warga Bangkalan non-Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang terjangkit.

"Varian baru asal India ini sudah tersebar secara lokal," sebutnya.

Saat ini di Bangkalan diberlakukan tanda berupa stiker warna merah di depan rumah warga, untuk menandakan bahwa rumah tersebut digunakan isolasi mandiri pasien Covid-19.

Baca Juga: Sarjana Pertanian Pulang Kampung, Garap Budidaya Pisang di Tambelangan

Dan saat ini, tingkat kesadaran masyarakat Bangkalan sudah mulai meningkat dalam menerapkan protokol kesehatan serta meningkatnya jumlah masyarakat yang bersedia dilakukan swab.

Hal itu terbukti dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan, di RSU Bangkalan jumlah tempat tidur (TT) yang tersedia ada 184 TT. Sebanyak 171 TT,
RSUD untuk isolasi terisi 134 TT. Sementara BOR ICU 13 TT terisi 5 TT.

Balai diklat untuk menampung pasien positif tersedia 74 TT. Ada 10 pasien, 50 proses evakuasi dengan total 60 pasien. Untuk BLK menampung PMI yang meneruskan isolasi 5 hari. Serta Tersedia 50 TT, berisi 17 penghuni sedang menunggu hasil PCR.

Testing dan tracing juga terus dilakukan di beberapa titik. Hari ini 13 titik dan 489 orang diswab.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.