Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

Bersama Ratusan Bonek Bagi Takjil, Ini Pesan Kapolrestabes Surabaya

  • Penulis :
  • | Senin, 11 Jun 2018 00:13 WIB
Kapolrestabes bersama bonek bagi takjil
Kapolrestabes bersama bonek bagi takjil

jatimnow.com - Ratusan Bonek (pendukung Persebaya) menggelar bagi takjil bersama Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan.

Setelah bagi takjil ke pengendara yang melintas di Jalan Veteran, Surabaya. Kapolrestabes Surabaya berbaur dengan para bonek tanpa canggung duduk lesehan untuk berbuka puasa dengan nasi bungkus.

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Penegakan Hukum Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 11

"Tadi diawali bagi takjil sama anak-anak bonek, terus lesehan makan nasi bungkus," kata Kombes Pol Rudi Setiawan, Minggu (10/6/2018).

Saat bagi takjil, Kapolrestabes Surabaya menyampaikan bahwa kegiatan sosial itu adalah inisiatif dari bonek dan didukung Polrestabes Surabaya.

Saat berbuka dengan duduk lesehan, kapolrestabes menyampaikan pesan-pesan kepada para bonek, untuk ikut Jogo Suroboyo.

"Saya menekankan bahwa, bonek zaman now itu harus wani (berani) tertib," tuturnya.

Baca Juga: Dewan Kesenian Surabaya Persoalkan Ultimatum 7 Hari Pengambilan Gamelan

Menurutnya, bonek wani tertib itu bukan yang seperti bonek estafet. Mereka beli tiket, datang tertib dan tidak membuat orang lain cemas atau menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.

"Bonek zaman now itu wani tertib. Jadi aku nggak percaya kalau bonek wani tertib ini melakukan hal-hal yang bisa menimbulkan kekacauan," tuturnya.

Selain itu, Kapolrestabes juga mengajak bonek untuk tetap bersatu dan menjaga keamanan serta ketertiban di saat pemilihan kepala daerah (pilkada) pada pasca lebaran, tepatnya 27 Juni nanti saat coblosan.

"Dari segi jumlah, bonek ini kan banyak dan berpotensi mendulang suara. Saya mengajak bonek, meski pilihannya berbeda, tetap jaga keamanan Kota Surabaya," harapnya.

Baca Juga: Dua Bulan Operasi, 192 Bandit Jalanan Surabaya Dikerangkeng

 

Reporter: Rois Jajeli

Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.