Sabtu, 13 Jun 2026 06:42 WIB

Demi Berikan Hadiah dan Ajak Pacar Berlibur, Mahasiswa Bobol Kartu Kredit WNA

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Senin, 07 Jun 2021 18:46 WIB
Seorang mahasiswa dan tiga orang lainnya dalam sindikat pembobol kartu kredit WNA diamankan di Mapolda Jatim
Seorang mahasiswa dan tiga orang lainnya dalam sindikat pembobol kartu kredit WNA diamankan di Mapolda Jatim

jatimnow.com - Sindikat pembobol data kartu kredit milik warga negara asing (WNA) dibongkar Unit III Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim. Empat pelaku dalam sindikat ini diringkus.

Keempat pelaku berinisial HTS, warga asal Bekasi, Jawa Barat; AD asal Cilacap, Jawa Tengah; RH asal Pasuruan, Jawa Timur dan RS asal Solo, Jawa Tengah. Sindikat ini memakai hasil kejahatannya untuk membeli mata uang digital kripto dan bitcoin.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Gatot Repli Handoko mengatakan, keempat pelaku memiliki peran masing-masing.

HTS merupakan koordinator yang menampung semua data yang digunakan untuk perbuatan akses ilegal, mulai dari membeli akun paxful, mengirimkan data kartu kredit, menjual voucher indodax dan menerima akun venmo.

Kemudian tersangka AD bertugas sebagai eksekutor yang mengolah berbagai data untuk dijadikan voucher. Sementara RH sebagai pengumpul data yang dijadikan produk untuk dikonversikan ke uang digital.

"Kalau tersangka RS ini berperan sebagai penyedia akun paxful marketplace e-wallet sebagai wadah membeli, menjual dan menyimpan mata yang kripto atau bitcoin," jelas Gatot, Senin (7/6/2021).

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

Sementara Wadir Reskrimsus Polda Jatim, AKBP Zulham Effendy menambahkan, aksi yang dilakukan keempat hacker itu sudah berlangsung selama satu tahun. Mereka saling bekerjasama untuk mendapatkan keuntungan.

"Kurang lebih hasil yang diperoleh Rp 300 juta. Uangnya dipakai untuk kepentingan pribadi," ungkap Zulham.

Zulham menyebut data kartu kredit yang dicuri keempat pelaku adalah milik WNA. Bahkan para pelaku masih ada yang berstatus mahasiswa di universitas luar Jawa Timur.

Baca Juga: Tim Gabungan Polda Jatim Periksa Senpi Dinas di Polres Tulungagung

"Salah satu tersangka ada yang memakai uangnya untuk membelikan hadiah pacarnya dan berlibur," paparnya.

Dalam kasus ini disita 6 ponsel berbagai merek, dua laptop dan beberapa akun Facebook. Dan saat ini Unit III Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim masih melakukan pengembangan, karena masih ada tiga pelaku yang kini buron.

"Kami sudah mendapatkan beberapa nama untuk pengembangan tiga pelaku. Inisialnya juga sudah ada. Mudah-mudahan bisa segera kami amankan," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.