Sabtu, 20 Jun 2026 00:58 WIB

Puluhan Nakes Bangkalan Terkonfirmasi Covid-19, Satu Kecamatan Di-Lockdown?

Tangkapan layar video Satgas Covid-19 himbau warga tidak ke luar rumah
Tangkapan layar video Satgas Covid-19 himbau warga tidak ke luar rumah

jatimnow.com - 29 tenaga kesehatan (nakes) di Kecamatan Arosbaya, Bangkalan, Madura terkonfirmasi Virus Covid-19.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Bangkalan, Agus Zein menyebut puluhan nakes yang itu terpapar bertugas di Puskesmas Tongguh dan Puskesmas Arosbaya.

Baca Juga: Konversi Energi Kedua Republik Indonesia, Amanat Penderitaan Rakyat Madura

"2 puskesmas itu memang di lockdown, karena ada beberapa tenaga kesehatan yang kena dan meninggal. Puskesmas Arosbaya 17, dan Puskesmas Tongguh 12," ujar Agus Zein yang juga mnejabat sebagai Dinas Kominfo Bangkalan kepada jatimnow.com, Minggu (6/6/2021).

Menurutnya, keputusan melockdown 2 puskesmas ini dilakukan setelah RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu Bangkalan juga memutuskan untuk tidak menerima pasien karena beberapa nakes disebut meninggal karena positif Covid-19.

Artinya, saat ini sudah 3 fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Bangkalan tidak bisa beroperasi. Agus mengaku, tingginya kasus penularan di kecamatan Arosbaya karena intensitas rujukan yang tinggi.

"Basic-nya mereka kan kebanyakan PMI, yang pelayaran itu," katanya.

Saat ditanya tentang potensi lockdown di Kecamatan Arosbaya, Agus menyebut hal tersebut masih dalam pertimbangan Pemkab Bangkalan.

Baca Juga: Gus Lilur Deklarasikan Panca Ampera: Stop Kriminalisasi Pengusaha Rokok Rakyat

"Kebijakannya belum diputuskan seperti apa. Tapi tidak bisa diputuskan juga satu kecamatan akan lockdown," tegasnya.

Ia mengatakan, saat ini Pemkab Bangkalan telah melakukan screening dan tracing secara ketat terhadap wilayah-wilayah dengan penularan tertinggi.

"Dari proses screening dan swab sore tadi. Ditemukan 25 kasus baru di Kecamatan Arosbaya," jelasnya.

Baca Juga: Sarjana Pertanian Pulang Kampung, Garap Budidaya Pisang di Tambelangan

Sementara itu, beredar luas video Satgas Covid-19 menggunakan mobil patroli polisi memberikan imbauan kepada warga di Kecamatan Arosbaya agar tidak keluar dari rumah. 

Selain itu, petuga juga meminta kepada warga agar tidak melakukan perjalanan ke Kota Surabaya.

"Sekali lagi, Kecamatan Arosbaya mulai hari ini diharapkan tidak keluar dari rumah. Juga tidak melakukan perjalanan ke Surabaya," kata salah satu petugas dalam video yang dilihat redaksi.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.